SAROLANGUN – Beberapa hari yang lalu, pengguna Jalan lintas Sarolangun – Jambi tepatnya di Sri Pelayang, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun, sempat heboh dengan tumpukan ban bekas di badan jalan berlobang. Kini, jalan yang dimuat di media online ini, sudah diperbaiki, bahkan sudah diaspal.
Kepala Bidang Bina Marga Hadi Sarosa mengatakan pihak BPJN IV Jambi langsung ambil tindakan setelah diberi tahu oleh Dinas PUPR Sarolangun.
“Iya, itu langsung dari Balai Pengawas Jalan Nasional (BPJN) IV Jambi, anggaran perbaikan jalan itu bersumber dari APBN,” kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sarolangun, ketika dikonfirmasi Rabu (24/4) sore.
Pantauan di lapangan, pengerjaan perbaikan jalan tersebut dilakukan sejak pagi sekira pukul 08.00 Wib dengan menggunakan alat berat dan beberapa kendaraan pengangkut bahan aspal.
“Syukurlah, akhirnya di perbaiki. Mudah-mudahan setelah ini tidak menunggu warga meletakkan ban baru diperbaiki,” kata Ahmadsyah, salah satu warga yang melintas.
Sebelumnya, Senin (22/4) warga setempat dan para pengguna jalan yang melintas merasa khawatir atas keselamatan para pengguna jalan, sehingga oleh warga mengambil inisiatif memasang ban mobil bekas sebagai rambu-rambu agar pengguna jalan lebih berhati hati.
“Iya, ini sengaja dipasang, supaya pengguna jalan lebih hati-hati, sebab sudah banyak mobil yang rusak gara gara masuk lobang dan ada juga motor yang kecelakaan saat melintas, makanya warga pasang ban bekas di tengah jalan itu,” kata Muhammad Yunus, salah satu warga yang melintas saat itu.
Berita terkait : Kerap Kecelakaan, Warga Tutup Jalan Nasional Dengan Ban Bekas
Selain itu, Herman seorang sopir mobil yang melintas kala itu mengaku berterima kasih atas perhatian warga setempat, dan berharap ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut agar arus lalu lintas berjalan normal sebagaimana biasanya.
“Mungkin ini sengaja dipasang, tapi tidak apa supaya pengguna jalan bisa lebih hati-hati kalau lewat sini, mudah-mudahan segera ada perbaikan oleh pemerintah,” katanya. (Ajk)
