Tak Tahu Penilaian Adipura, Perkim Sarolangun Merasa Tak Dihargai

SAROLANGUN – Dampak tidak adanya komunikasi dalam penilaian Adipura kemarin, Kabupaten Sarolangun gagal meraih Piala Adipura. Dengan adanya kegagalan itu menimbulkan rasa kekecewaan di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim).

Penilaian Adipura yang seyogyanya ada pemberitahuan, ternyata untuk Sarolangun tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Saipullah, Kadis Perkim Sarolangun mengatakan, padahal Pemerintah Kabupaten Sarolangun telah membentuk tim untuk merebut kembali penghargaan Adipura. Bahkan, tim itu telah bekerja secara maksimal.

“Kami merasa tidak dihargai oleh Tim Penilaian Adipura dari Kementrian LHK,” kata Saipullah.

Berita Terkait : Perkim Sarolangun Optimis Raih Adipura

Dikatakannya, jika penilaian Adipura yang dilakukan Tim Kementrian LHK sekitar bulan Oktober 2018, tidak diketahui pihaknya sama sekali.

“Kami kecewa dengan Tim Penilaian Adipura, bahkan kami tidak mengetahui penilaiannya, “katanya.

Tidak hanya itu saja, kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya juga masih rendah. Sehingga perihal ini menjadi salah satu kendala dalam meraih piala yang dinobatkan untuk kabupaten terbersih.

“Tempat pembuangan sampah akhir yang belum memiliki standar ukuran syarat penerima Adipura, tapi rasa kecewa kita terhadap Tim Penilaian Adipura Pusat yang melewatkan begitu saja Sarolangun, tanpa adanya penilaian terhadap kerja keras Pemkab Sarolangun, itu yang membuat sakit,” pungkas Saipul (Ajk)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page