Siang Bolong, Bupati Tinjau Rute Pembangunan Jalan Jalur II

MUARO JAMBI – Dukungan masyarakat Muarojambi menjadi faktor pendukung dalam Realisasi Pembangunan Jalan Jalur Dua di Muarojambi, hal ini disampaikan oleh Bupati Muarojambi Hj. Masnah Busro Senin (21/1) ketika melakukan pengecekan langsung pada rute jalan yang akan dibangun menjadi jalur II.

Informasi yang dihimpun, peningkatan jalan menjadi jalan jalur II ini akan dibangun sepanjang 35 Km. Dimulai dari Desa Penyengat Olak Kecamatan Jaluko sampai Kilometer 35 Desa Bukit Baling Kecamatan Sekernan.

“Iya pertemuan hari ini itu, dalam rangka wacana untuk pelebaran jalan guna melakukan realisasi untuk pembangunan jalur dua Sengeti,” ujar Bupati

Selain itu pada kesempatan tersebut, Bupati juga didampingi oleh anggota DPR RI Komisi V, H. Bakri, Kepala Balai Besar Pelaksaan Jalan Nasional (B2PJN) IV Jambi, Junaidi dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muarojambi Yultasmi.

“Semoga berkat dukungan dari DPR RI komisi V dan Kepala Balai, jalan ini insyaallah bisa secepatnya bisa terealisasikan,” sebutnya.

Sedangkan menurut Kepala B2PJN IV Jambi, Junaidi terkait kapan pengerjaan jalan, ia mengatakan tinggal menunggu kesiapan dari Pemkab Muarojambi.

“Kita B2PJN IV Jambi, sifatnya hanya mengerjakan, untuk masalah pembebasan lahan dan ganti rugi itu kita serahkan pada Pemkab Muarojambi. Bila sudah siap maka akan kita langsung kerjakan,” tuturnya

Sementara itu anggota DPR RI Bakri mengatakan, ia berharap mudah mudahan pembangunan jalan mendapat dukungan dari masyarakat, karena pembebasan lahan ini sangat menentukan terealisasikannya pelebaran jalan ini.

“Mudah-mudahan dengan jabatan saya saat ini sebagai anggota DPR RI dari Komisi V ini, saya akan menggunakan hak budgeting saya untuk mendukung pelebaran jalur dua antara perbatasan kota jambi dan Sengeti dan mudah – mudahan dalam waktu dekat ini bisa clear,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR, Yultasmi menjelaskan, peningkatan jalan secara bertahap ini, diharapkan dapat terealisasi di 2019. Pihaknya tengah memperjuangkan tahap awal ini sepanjang 8 km dengan perkiraan anggaran Rp 80 Milyar.

“Segera kita persiapkan data-data dan pendukung lainnya untuk dilayangkan ke pusat. Mudah-mudahan, bisa mengurai kemacetan dan mengurangi kecelakaan disini,” paparnya. (Win/Din)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page