JAMBI – Sejumlah bahasan nasional, disampaikan Calon Presiden Joko Widodo pada ribuan pendukung dan relawan, Minggu (16/12) siang di Hotel Abadi. Salah satunya, Jokowi berbicara akan isu bahwa dirinya adalah antek asing.
Dalam sambutannya ke 4 kali di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah itu, Jokowi berbicara isu tersebut. Kata Jokowi, isu itu berembus karena banyak informasi datangnya Tenaga Kerja Asing (TKA) khususnya dari Tiongkok ke Indonesia.
“Jadi ada isu yang menyebutkan bahwa saya menandatangani perjanjian 10 juta TKA dari Tiongkok. Itu beredar dalam masyarakat. Empat tahun ini saya diam saja,” kata Jokowi yang hadir bersama Jendral Moeldoko dan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir.
Padahal yang sebenarnya terjadi, lanjut Jokowi, yang dia tanda tangani itu adalah perjanjian kerjasama mendatangkan 10 juta wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia.

“Saya bertemu dengan Presiden China. Saya bilang, kita minta 10 juta wisatawan asal Tiongkok. Dan disetujui. Kemudian kami tanda tangan. Agrement, agrement. Nah, itulah yang dibelokkan menjadi antek asing,” papar Jokowi.
Masih dikatakan Jokowi, alasan dia minta kuota wisatawan 10 juta asal Tiongkok, karena hampir 180 juta wisatawan asal negeri China itu diambil oleh Amerika dan negara lainnya.
180 Juta wisatawan Tiongkok yang tersebar di AS. Saat itu wisatawan Tiongkok tidak ada yang terserap ke Indonesia.
“Isu-isu negatif inilah yang terus dihembuskan. Empat tahun ini saya diam. Sekarang saya harus sampaikan. Termasuk menjawab isu antek PKI dan antek asing,” pungkas Jokowi.
