SAROLANGUN – Perhelatan Turnamen Futsal Koni Cup 2018 di Gedung Sport Center Sarolangun berlangsung meriah. Sebab, di awal pembukaan dimeriahkan oleh penampilan tim KONI melawan tim dari Bank BRI selaku sponsor utama.
Pemain dari KONI yang diturunkan oleh Manager, tampak Ketua KONI Syamsul Riduan, Ketua Harian KONI Hamdan, Raja Satria Indra, Yusuf Helmi (Apek), Erick Abdullah, Busra Desman, Mayor Mentomeri dan Kadis Dispora, M.Idrus.
Selepas melakukan pemanasan, Wasit pertandingan yang dipimpin oleh Alan langsung meniupkan peluit panjang tanda permainan segera dimulai.
Dalam pertandingan persahabatan yang dilakukan, kedua tim tampak menunjukkan kebolehannya dalam menggiring bola untuk mencetak ke gawang lawan.
Semula pertandingan sempat alot, karena keduanya tampak agresif untuk menjoblos gawang satu sama lain. Hingga pada menit ke 7, Syamsul Riduan langsung mencatat namanya dipapan skor. Ia berhasil menjebol Gawang BRI setelah mengontrol bola umpan dari Raja Satria Indra, melihat peluang untuk mencetak gol, dan syamsul melepas tendangan tepat di bawah mistar gawang.
Tendangan kencang yang dilepasnya tak mampu ditahan oleh kiper BRI, sehingga wasit meniupkan peluit tanda bola harus dimulai dari titik tengah.
Merasa ketinggalan, tim lawan mulai memainkan pergerakan menyerang. Benar saja, tak memakan waktu lama, gawang KONI yang dijaga oleh Lurah Gunung Kembang Dedi Kurniawan akhirnya jebol berkat dari tendangan penyerang tim BRI.
Skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke 11, Kali ini bola dikuasai oleh team Koni, merasa skor sama, team Koni langsung merubah pola permainan, semula Team Koni menggunakan pola permainan menyerang, kali ini dilakukan pola bertahan atas intruksi managernya, dengan pola bertahan Team Koni Vs Bank BRI berhasil memainkan babak pertama dengan skor sama usai peluit panjang dibunyikan oleh wasit.
Saat kedua team melakukan “pause”, disitu tampak kedua manager antara Team saling memberi pengarahan dengan bertujuan agar memenangkan pertandingan.
Hanya 5 menit waktu yang diberikan oleh wasit untuk istrahat, kemudian wasit langsung meniupkan peluit panjang tanda permainan akan dilanjutkan.
Bola kembali dititik putih tengah dengan dikuasai oleh Team KONI, serangan demi serangan mulai ditujukan ke gawang Bank BRI. Hanya saja gawang BRI dengan sigap mampu menahan bola meskipun serangan dari setiap penjuru lapangan dilakukan oleh tim KONI.
Manager KONI Arfandi Gofur langsung menarikkan Apek untuk meninggalkan lapangan digantikan dengan Mantan ketua PSSI Sarolangun Hamdan, begitu Hamdan masuk kelapangan. Pola permainan dari Tim Koni langsung berubah lagi dengan pola menyerang, sebab diketahui Hamdan adalah salah satu mantan pemain yang pernah ikut dalam seleksi PON dimasanya dulu.
Oporan bola dari Hamdan menuju Syamsul selaku penyerang tunggal selalu mengancam Gawan Team Bank BRI, hanya saja pertahanan BRI selalu sigap untuk menghentikan langkah Syamsul, sehingga ia menemukan sedikit kesulitan untuk melepas tendangannya.
Dengan Posisi terancam, Team Bank BRI mencoba melakukan serangan balik dengan oporan bola panjang, team Koni tinggal Busra Desman sendirian yang malakukan pertahanan tak mampu menahan serangan dari Team Bank BRI sehingga kali keduanya Gawang Koni jebol dan papan Skor berubah menjadi angka 2-1 Untuk BRI.
Hiruk pikuk tepuk tangan dari masing masing Sporter membuat kedua team lebih semangat lagi, karena waktu pertandingan tidak lama lagi, team Koni Sarolangun terus mengejar ketinggalannya dengan sisa waktu yang tak banyak, akan tetapi perjuangan Team Koni berakhir sia-sia, karena wasit telah meniupkan peluit panjang tanda pertandingan telah usai, tentu saja team koni harus menelan pil pahit atas apa yang dilakukan, akan tetapi Team koni harus berbangga hati, karena team yang dipunggawa oleh senior ini mampu mencatat sejarah dalam turnamen Futsal Koni CUP 2018 dengan Gol Tercepat oleh Syamsul Riduan.
Manager Team Koni kepada media ini mengatakan, pihaknya legowo setelah ditumbangi oleh Bank BRI.
“Iya Kita legowo, semua tenaga sudah dikerahkan oleh team kami, yang terbaik sudah kami berikan, hanya saja waktu tidak memungkinkan bagi kami, “Ungkap Arfan
Sementara itu, Syamsul Riduan pencetak Gol tercepat tak banyak bicara saat dimintai statemen terkait tembakan jitunua yang berhasil menerobos gawang BRI sehingga tercipta gol.
“Ah itu kebetulan saja, karena peluang untuk melepas tendangan ada, iya saya manfaatkan, “Kata Syamsul dengan Rendah.
Meskipun kalah, ia tetap memberi dukungan kepada team Bank BRI, bahkan ia mengatakan bahwa Team BRI memang tangguh dalam menguasai bola.
“Kami akui, Team BRI tangguh-tangguh, tapi alhamdulilah kami masih bisa mengimbangi permainannya, “Jelasnya Syamsul (Ajk)
