JAMBI – Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jambi tampaknya bakal memanas. Aroma persaingan cukup jelas dalam pendaftaran yang dinilai mendadak dan tidak secara terbuka. Tak ayal, pemilihan ketua DPD Golkar yang ditutup siang ini, mendapatkan protes.
Joni Ismed, salah satu nama yang bakal bertarung di pemilihan bahkan menilai, panitia seakan menutupi pembukaan pendaftaraan. Malah, Ia mencium akan adanya skenario besar dibalik pendaftaran di partai Beringin itu.
“Ini seperti ditutup-tutupi. Ada skenario besar yang ditutupi. Seharusnya diumumkan di media cetak dan elektronik. Inikan tertutup. Setelah Nuzul Prakarsa mendaftar, baru dikeluarkan running textnya. Inikan ngak benar,” terangnya menjawab dinamikajambi.com
Bilang Joni, dengan waktu yang mendesak, menambah kesan tersebut. Padahal, kandidat harus bersosialisasi kepada pemilik suara, kader dan pengurus.
“Kita perlu sosialisasi, menyampaikan visi misi ke pemilik suara, kader dan pengurus,” katanya
Minimal, sambung pria yang akrab disapa ‘Wo Joni’ itu, diperlukan waktu 1 bulan untuk itu. Ia meminta pendaftaran untuk ditunda.
