Potret Kemiskinan Masih Ditemukan di Tanjabbar

 

KUALA TUNGKAL – Potret kemiskinan kian melanda Sarimah, warga RT 05, Jalan Tawakal, Kelurahan Kampung Nelayan. Dengan kondisi rumah tak layak huni, hampir ambruk dan kondisi atap yang sudah bocor semua, nenek Sarimah pun berlantai bangunan miring yang mengancam keselamatan.

 

Nenek Sarimah yang mengandalkan hidup dari jasa urut ini, mengaku sangat berharap mendapatkan bantuan rumah duafa dari Pemerintah Tanjabbarat. Karena rumah gubuk yang ia tempati tak layak lagi ditinggali.

“Sejak 6 tahun lalu kami berharap bantuan pemkab untuk memperbaiki nya karena kami tak mampu memperbaiki sendiri gubuk ini,” ujarnya

Ia mengatakan, upaya untuk mendapat rumah bantuan ini telah dilakukannya sejak 6 tahun terakhir. Sayang, upaya Sarimah ini sampai sekarang belum terpenuhi, dan malah mirisnya, pun pelayanan program pemerintah Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Sementara, kondisi gubuk berukuran 4×6 meter itu semakin memprihatinkan, dimana atapnya semakin banyak yang bocor. Sehingga kamar tidur dan ruang tamu yang juga berfungsi sebagai dapur itu tergenang air. Jika sudah begini, Nek Sarimah bersama anaknya, terpaksa tidur di satu ruangan.

Dengan kondisi ekonomi yang sangat kekurangan, mereka pun hanya bisa berharap keseriusan pemerintah dalam membuktikan janji memberdayakan masyarakat miskin yang terus diulang-ulang dalam setiap pidato pejabat pemerintahan.(Di)