MUARO JAMBI – PT Biccon Agro Makmur (PT BAM) tahun ini menjadi perbincangan di Kecamatan Sungai Gelam. Lantaran, sudah memasuki dua bulan, perusahaan yang berada di jalan poros Kecamatan Sungai Gelam tersebut, tidak berasap alias tidak beroperasi lagi.
Kondisi ini tentunya, menimbulkan pertanyaan untuk nasib para pekerja. Terlebih, mendekati hari raya Idul Fitri, kewajiban pabrik kelapa sawit memenuhi hak pekerja semakin mengemuka.
Ditemui dinamikajambi.com di salah satu warung kopi ternama di Kota Jambi, Riki Bagariang dari PT BAM mengatakan, memang benar perusahaan sementara ini tidak beroperasi. Meski demikian, Riki memastikan kewajiban perusahaan pada para pekerja tetap dipenuhi.
“Memang, sudah memasuki 2 bulan terakhir perusahaan kita tidak beroperasi atau bisa dibilang tidak berasap. Ini bersifat sementara, karena perusahaan lagi ada permasalahan sedikit. Karyawan tetap tenang, karena bulan kemarin perusahaan tetap bertanggung jawab bayar gaji,” ungkap Riki saat dikonfirmasi.
Disinggung dengan kabar bangkrutnya perusahaan sehingga menutup aktivitasnya, pria brewokan ini menjawab diplomatis. Bilangnya, setiap perusahaan memiliki permasalahan sendiri terutama keuangan.
“Biasa itu. Kadang naik, kadang turun. Setiap perusahaan begitu,” jawabnya.
Riki juga menjawab diplomatis, terkait bakal dijualnya PT BAM lantaran kondisi tersebut. Ia tak menolak, juga tak membenarkan.
“Ada yang menjual perusahaannya. Ada juga yang menjual saham. Tergantung manajemen. Saya mendengar PT BAM akan dijual ke Akak, dan yang lain. Saya tau. Kalau PT BAM dijual, namanya bukan PT BAM,” katanya.
Riki mengakui, PT BAM ‘goyang’ dimulai tahun 2017. Saat itu, Riki mengatakan tak hanya perusahaannya yang mengalami. Tapi juga perusahaan lain.
Disinggung dengan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk pekerja, mengingat kondisi perusahaan, Riki menjawab santai. Dengan waktu yang ada, pekerja boleh menunggu.
“Kan masih panjang. Kita lihat saja nanti. Apakah akan kita bayar, atau tidak. Yang jelas, gaji kita bayarkan. Kewajiban tetap. Masih ada waktu kok,” jawabnya. (Tr01)
