TANJABBAR – Sebanyak 885 masyarakat di Kabupaten Tanjabbar, telah melakukan rapid tes. Adapun jumlah tersebut berdasarkan data yang ada dari Maret hingga 11 Juni 2020.
Hal ini disampaikan oleh Syaharudin, Kasi survei di Dinas Kesehatan Tanjabbar, Minggu (14/06/2020).
Baca juga : Klaim Air Terjun di Merangin Milik Tanjung Lamin, Pria Ini Kabur Saat Diserang Warganet
Baca juga : Kabar Baik, 1 Juli Nanti Polri Gelar Program SIM Gratis
Ia menyebutkan bahwa 885 rapid tes yang telah dilakukan tersebut, untuk masyarakat di Tanjabbar dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan juga orang yang melakukan perjalanan.
“Jadi total sampai dengan 11 Juni 2020 terdata ada 885 orang. Ini rapid di lakukan untuk orang yang memang membutuhkan dan dirasa urgent,” ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan bahwa jumlah tersebut, ada yang telah dilakukan sebanyak dua kali dan ada yang dilakukan sekali.
“Ada 535 orang yang telah melakukan rapid tes, satu kali dan ada 350 orang sudah lakukan rapid tes dua kali. Rapid tes ini dilakukan di semua fasilitas kesehatan, yang ada di bawah naungan dinas kesehatan Tanjabbar.” Bilangnya.
Lihat juga video : Ternyata, Ini Penyebab Hearing Pansus DPRD Merangin Batal
Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya bisa saja melakukan Rapid Test dengan cara mandiri. Akan tetapi, yang sudah dilakukan tidak terdata oleh pihaknya.
“Kalau yang mandiri itu tidak terdata di kita,” ungkapnya. (hry)
