3 Hari Tenggelam, Bocah Mersam Ini Ditemukan Sudah Membengkak

BATANGHARI – Insiden tenggelamnya seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah, di Desa Sengkati Kecamatan Mersam yang terjadi pada sabtu (19/01) yang lalu sempat membuat heboh warga sekitar. Pasalnya, mayat korban baru bisa ditemukan 3 hari setelah kejadiannya.

Awal mula kejadian tersebut, korban yang bernama Nanik Rahmawati (10) dikerahui saat kejadian ingin mencuci kaki, namun naas kakinya terpeleset hingga terjatuh kealiran Sungai Batanghari.

Seperti yang dikatakan Nazhar, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari. Dirinya menyampaiakan, bahwa setelah mendapatkan laporan dari warga setempat, pihaknya lansung menuju lokasi Temat Kejadian Perkara untuk melakukan pencarian.

“Begitu mendapat laporan tentang terjadinya korban tenggelam di Desa Sengkati sekira pukul 15:00 WIB pada hari sabtu (19/01) kemudian pencarian dihentikan pukul 18:00 wib, dan dilanjutkan keesokan hari.” kata Nazhar saat dikonfirmasi diruangannya, Senin (21/1/19).

Ia juga mengatakan bahwa pencarian pada hari kedua belum membuahkan hasil, hingga pukul 20:00 wib pencarian dihentikan mengingat kondisi lokasi yang sudah mulai gelap.

Lebih lanjut, tepat dihari ke-3 pencarian, korban baru bisa ditemukan dalam keadaan mengambang dan tubuh mulai membengkak.

“Berjarak 3 kilometer dari kolasi awal terjadinya korban tenggelam, pada pukul 06:00 pagi di perbatasan desa teluk melintang.” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam pencarian ini juga dilakukan oleh tim gabungan TNI, Polri, BASARNAS dan BPBD. Serta dibantu warga sekitar dengan berbagai alat, mulai dari perahu karet, alat selam hingga jangkar besi yang dibuat warga. Salah satu kendala dilapangan yaitu jarak pandang, yang pendek saat melakukan penyelaman, dan juga kurangnya pencahayaan yang kurang saat malam hari. (Ali Kucir)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033