3 Hari Pasca Didemo Mahasiswa, Berikut Perkembangan Terbaru Angkutan Batubara Jambi

BERITA JAMBI – Belum lama, tepatnya 3 hari yang lalu, Mahasiswa gelar aksi demonstrasi terkait angkutan Batubara pada, Jumat (12/11/2021). Berikut penjelasan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman terkait perkembangan terbaru angkutan Batubara.

Sebelumnya, saat menanggapi tuntutan aksi tersebut Gubernur Jambi menjelaskan, pada Senin (15/11/2021) akan melaksanakan pertemuan, dengan beberapa investor dan Pemerintah Daerah terkait. Di mana, dalam pertemuan itu akan membahas soal jalur khusus batubara di Jambi. Lantas, bagaimana perkembangan terbarunya?

Baca juga : Mahasiswa Tagih Janji Gubernur Soal Jalur Khusus Batubara, Ini Jawaban Haris

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman menjelaskan, pada Sabtu 13 November kemarin pihaknya telah melangsungkan rapat kordinasi. Dalam rapat, yang dihadiri oleh OPD terkait dan Forkompimda tersebut, menghasilkan beberapa keputusan.

Yakni, di mulai dari adanya penambahan rute alternatif, yang juga mengatur jam operasionalnya dari pukul 21.00 WIB hingga 05.00 WIB.

“Pertama, jalur reguler yang sekarang ini, ditambah lagi dengan jalur yang melalui Bajubang-Tempino. Nah, pengaturannya berdasarkan jam operasional. Misal, jam sekian melalui jalur reguler. Kemudian, jam sekian melalui jalur alternatif,” ungkap Sekda, Senin (15/11/2021).

Penindakan Hukum dan Penambahan Kuota BBM

Selanjutnya, pada pertemuan tersebut juga membuahkan keputusan, terkait pengetatan penegakan hukum. Bilangnya, saat ini telah diberlakukan penambahan pos pengawasan.

Sehingga, melalui pos tersebut dapat menindak langsung pelanggaran jam operasional, tonase serta pelanggaran lainnya.

“Kedua, beberapa rekomendasi lain yaitu penegakan hukum. Misalnya, terkait dengan over load itu wilayahnya Kapolda. Yang ketiga, itu penambahan pos pengawasan,” tambahnya.

Tak putus sampai disitu, guna mengurai kepadatan antrean di sejumlah SPBU, pihaknya juga mengkordinasikan untuk penambahan kuota BBM.

Dengan demikian, potensi kemacetan yang di sinyalir oleh truk angkutan, yang memasuki SPBU kawasan perkotaan, dapat terurai.

“Kemudian, kita juga meminta adanya penambahan kuota BBM, khususnya solar. Nah, itu nanti suratnya dari Pemprov, ditujukan kepada BPH Migas. Selanjutnya, PU di amanahkan untuk memperbaiki jalan, khususnya di Bajubang-Tempino tadi,” bebernya.

Jalur Khusus

Terakhir, menjawab tuntutan utama aksi mahasiswa beberapa waktu lalu, soal adanya jalur khusus. Sudirman mengatakan, saat ini sedang berlangsung pertemuan antara beberapa Investor dan Pemerintah Daerah terkait.

Ia mengakui, bahwasanya solusi jangka panjang dari persoalan tersebut, mutlak dengan jalur khusus. Informasi sementara, bilangnya, pola penerapan jalur khusus akan menerapkan sistem berbayar.

“Jangka panjang, itu tidak bisa di tawar lagi harus ada jalur khusus. Nah, pertemuan hari ini di hadirkan calon investor, yang akan membuat jalan khusus ini. Jadi, pertemuan itu di gelar pukul 13.30 ini.” tutupnya.

Hingga berita ini di terbitkan, belum mendapat keterangan resmi soal hasil pertemuan antara Gubernur Jambi, Pemerintah Daerah terkait beserta para Investor, yang di gelar pada siang ini.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube