2 Wartawan Hilang Tanpa Jejak, Paranormal Sebut Disekap

SURABAYA – 2 wartawan media cetak, Koran Memo bernama Alam dan Ridwan menghilang tanpa jejak dari Sabtu (01/09). Sudah 4 hari ini, keduanya tidak pulang dan tanpa kabar. Bingung tak juga mendapatkan kabar, keluarga akhirnya melaporkan hal ini ke Poltabes Surabaya.

Berdasarkan surat keterangan nomor: SKET/3009/IX/2018/Restabes Sby/Sek Skm tertanggal 04 September 2018 pukul 21.00 Wib, Keluarga Alam melaporkan peristiwa menghilangnya kedua wartawan itu. Mereka berpamitan dari rumah seperti biasa.

Istri Ridwan dalam rilis yang diterima media, Rabu (5/9/18), mengatakan awal kejadian pada hari Sabtu (1/9/2018) pagi, Ridwan berpamitan hendak bekerja dan sudah ada janji dengan Alam.

“Mereka bertemu di Jalan Raden Saleh, tempat Ridwan nongkrong setiap harinya. Sekitar pukul 22.00 wib, adik Ridwan telpon saya bahwa ada yang ingin bertemu dengannya,” ujarnya, Selasa (04/09/2018) malam.

Tapi saat ditelpon, Ridwan tidak menjawab, bahkan melalui pesan singkat WhatsApp tetap tidak ada jawaban.

“Gak biasanya mas Ridwan tidak menjawab telfon dari saya, juga orang tuanya telfon, gak dijawab,” ujarnya.

Keesokan harinya, Minggu (2/9/2018), istri Ridwan berusaha mencari ke teman-temannya. Namun tidak ada yang tahu, dan saat dihubungi pun, juga tidak ada jawaban. “Gak biasanya mas Ridwan seperti ini. Saya khawatir terjadi apa-apa dengan mas Ridwan,” katanya.

Sementara itu, menurut keluarga, setelah tahu anaknya menghilang, lantas orang tuanya minta bantuan paranormal di Jombang untuk mecari keberadaan Kedua wartawan tersebut.

“Kata Paranormal, Keduanya berada diruangan gelap dengan kondisi disekap di daerah Jambangan Surabaya,” ujar Istri Alam melalui selulernya.

Mengetahui dugaan hal buruk yang menimpa keduanya, keluarga Alam langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukomanunggal.

Berita Lainnya : Mobil Batu Bara Tak Pakai BH, Ini Kata Mahasiswa

“Saya meminta kepada Kepolisian Surabaya agar bertindak cepat dalam menangani kasus ini. Bagaimana pun juga, keduanya merupakan Mitra Kerja Kepolisian Republik Indonesia,” harapnya.

Disisi lain, pihak Kepolisian dari Polrestabes Surabaya saat menerima laporan mengatakan, cukup salah satu aja yang laporan.

“Nanti kita back up dari Polrestabes Surabaya,” ujarnya singkat. (*)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033