2 Motor Untuk Dai SAD Muaro Jambi Berdakwah Belum Keluar, Padahal Sudah 8 Bulan

MUAROJAMBI – Setelah diserahkan secara simbolis bantuan 2 unit kendaraan sepeda motor untuk dua orang Da’i yang bertugas ke Suku Anak Dalam (SAD) pada pada Oktober 2018 lalu, hingga kini tak kunjung diterima. Bantuan dari Bank 9 Jambi itu masih berupa kunci.

“Pada saat penyerahan kunci sepeda motor secara simbolisnya itu, langsung diserahkan oleh Bupati Masnah. Tapi, hingga hampir 8 bulan ini. Kami belum juga menerima kendaraannya,” kata Ustad Hata salah seorang Da’i SAD yang menerima bantuan, Kamis (13/6) kemarin.

Berdasarkan informasi yang ia peroleh, bantuan ini senilai Rp 34 juta rupiah dari dana CSR Bank Pembangunan Daerah Jambi, melalui Bagian Kesra Pemkab Muarojambi.

“2 unit bantuan sepeda motor untuk Da’i SAD ini katanya, dari Bank9 Jambi, melalui bagian Kesra Pemkab Muarojambi,” ucapnya.

Ketika di konfirmasi kepada Happy Mawardi, Kepala Unit Bank9 Jambi Sengeti. Tidak membantah perihal tersebut. Ia membenarkan bila bantuan 2 unit sepeda motor untuk dua orang Da’i SDA tersebut hingga saat ini belum terealisasi.

Hal ini dikarenakan terkendala dengan harga yang diajukan oleh bagian Kesra Pemkab Muarojambi yang tidak mencukupi untuk membeli jenis kendaraan yang sesuai untuk di gunakan masuk ke dalam SAD.

“Kendalanya, karena harga motor yang sesuai dengan peruntukan untuk fasilitator SAD itu mahal, karena harus motor treal. Sedangkan dana yang dijukan oleh bagian Kesra untuk 2 unit motor itu hanya Rp. 34 juta rupiah tentunya tidak cukup,” ujarnya.

Dari itu pihal Bank9 Jambi akan kembali berkoordinasi dengan bagian Kesra Pemkab Muarojambi mengenai jenis sepeda motor apa yang sesuai dengan harga, dan sesuai dengan kebutuhan Da’i.

“Pihak Kesra maunya sepeda motor jenis honda. Dengan uang Rp 34 juta dibagi dua, bisa dapat sepeda motor biasa sejenis astrea. Tapikan, jenis kendaraan seperti ini tidak bisa masuk-masuk ke pelosok SAD. Jadi, akan kita cari solusinya dan dapat dipastikan akan terealisasi dalam bulan ini,” janjinya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Pemkab Muarojambi, Hasbullah mengatakan, sudah menjelaskan kepada Da’i yang menerima itu, kalau bantuan tersebut memang butuh proses.

“Mereka sudah datang ke kantor saya, saya jelaskan. Orang dealer itu kan juga minta proses, kita kan tidak ada kewenangan mengeluarkan dana CSR di Bank9 itu. Bukan seperti bantuan-bantuan biasa, kalau informasi dari dealer mereka minta pakai pengumumanlah, pesananlah, biasalah kontrak kan. Jadi Intinya tinggal tunggu proses saja,” jawabnya.

Ketika ditanya kapan target bantuan tersebut bisa terealisasi, Asbullah belum bisa memastikan.

“Kalau administrasinya sudah siap, barulah kita proses,” terangnya.

Saat disinggung berapa jumlah biaya pengajuan Kesra ke Bank9 Jambi untuk bantuan 2 unit sepeda motor itu. Hasbullah malah tidak menyebutkan besaran angkanya.

“Nilainya tergantung harga 2 unit motor itu, dan juga di ukur dengan kemampuan keuanganlah,” ungkap Asbullah.

Untuk diketahui, bantuan ini di berikan secara simbolis pada Musabaqoh Tilawail Qur’an (MTQ) ke XVI Tingkat Kabupaten Muarojambi di Desa Kedemangan, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) pada 2018 lalu. (Din)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube