1 Bulan PPKM, REPDEM Sarankan Pemerintah Relaksasi UMKM 

BERITA POLITIK – Refleksi satu bulan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). DPN REPDEM, sarankan pemerintah lakukan relaksasi UMKM dan percepatan vaksinasi.

Kurang lebih satu bulan, pelaksanaan PPKM di berbagai daerah.  DPN REPDEM, sarankan pemerintah relaksasi UMKM dan percepat Vaksinasi.

Baca juga : Tak Terima SK, Syafboni Terkejut Fasha Komandoi NasDem Jambi

Dari keterangan tertulis, yang di terima, Selasa (10/08/2021). Pertama, Jimmy menyoroti manajemen vaksinasi, di beberapa daerah masih perlu di benahi.

Seperti halnya, kerap kali kegiatan vaksinasi, yang seyogyanya memutus mata rantai Covid-19. Akan tetapi malah mengundang kerumunan.

Melihat hal tersebut, Ia menyarankan pada pemerintah, agar dapat mencari cara efektif dalam mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Bilangnya, hal ini dengan memperhatikan stok ketersediaan, agar tidak terjadi kekurangan vaksin.

“Mulai jemput bola, di lakukan di posyandu atau balai warga. Hal ini di maksudkan, untuk mengurangi kerumunan. Namun demikian, ketersediaan vaksin menjadi mutlak. Jangan sampai terjadi kekosongan stok,” tegas Jimmy.

Relaksasi Bagi Masyarakat Menengah Kebawah

Sebulan pelaksanaan PPKM, tentunya hal ini membawa dampak tersendiri di  tengah masyarakat.

Berbagai aturan tersebut, mengharuskan masyarakat dalam melakukan aktivitas perekonomian, tidak seleluasa sebelumnya. Misalnya, Pedagang Kaki Lima, Ojek Online dan Buruh lainnya.

Jika hal itu, tidak segera di tanggulangi dengan pendekatan kebijakan. Maka, Ia menilai hal itu, berpotensi terjadinya konflik horizontal.

Menanggapi hal tersebut, Politisi PDI Perjuangan ini, menyarankan pemerintah untuk melakukan relaksasi, bagi masyarakat menengah kebawah.

“Di perlukan kebijakan relaksasi kredit. Untuk memberikan kelonggaran bagi masyarakat berpenghasilan UMK, atau yang berpenghasilan dari UMKM. Hal ini di karenakan, dampak hancurnya daya beli sejak awal masa pandemi,” jelasnya.

Swab Gratis

Selain meningkatkan herd immunity, Politisi PDI Perjuangan ini menuturkan cara lain, untuk penanganan Covid-19. Yakni dengan cara memperbanyak Swab Gratis.

Selanjutnya, juga dapat di lakukan dengan penambahan Laboratium uji PCR. Terutama, di zona yang memiliki angka tinggi positif Covid-19.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Sehingga, hal ini mempermudah masyarakat dalam memastikan kesehatannya. Serta mempermudah pemerintah melakukan tracking.

“Apotek BUMN,bisa menjadi tempat uji PCR gratis bagi masyarakat. Kemudian, segala keperluan obat-obatan, vitamin selalu tersedia. Tentu, dengan harga eceran terendah, bukan eceran tertinggi,” tutupnya.

(Tr01)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page