JAMBI – Gubernur Jambi, H. Zumi Zola menjawab pertanyaan terkait statement untuk tidak ketergantungan pada komoditi karet dan sawit. Dalam penyampaiannya pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam pengambilan keputusan dewan terhadap Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2015, kemarin (25/7) siang, Zola menyiapkan program kesejahteraan untuk petani.
Menanggapi pernyataan fraksi demokrat terkait persoalan yang dihadapi oleh seluruh masyarakat, selanjutnya pula terhadap statement tentang “masyarakat jangan ketergantungan dengan karet dan sawit”, Zola mengatakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet dan sawit, perlu diupayakan langkah-langkah strategis dengan menerapkan model budidaya tumpang sari.
“Dengan demikian, di satu sisi hal ini akan mengurangi ketergantungan petani terhadap komoditi karet dan kelapa sawit dan di sisi lain meningkatkan bargaining potition petani terutama pada saat terjadi penurunan harga terhadap komoditi utama,” bilangnya.
Baca Juga Fraksi Restorasi Nurani Minta Selesaikan ‘Warisan’
Zola juga mengatakan bila program tumpang sari ini akan disesuaikan dengan potensi daerah itu sendiri. Beberapa komoditi disampaikan Gubernur seperti Kopi, Pinang dan lainnya. Untuk hal ini, pemerintah juga melakukan pemetaan potensi yang selanjutnya dikaji instansi terkait
