SUNGAI PENUH – Walikota Sungai Penuh, Asyafri Jaya Bakri (AJB) pantau langsung, proses penjemputan warga yang reaktif Covid-19.
AJB bersama jajaran Pemkot Sungai Penuh, menunjukkan dengan sangat nyata, keseriusan dalam penanganan Covid-19.
Baca juga : Tuna Netra Tak Tersentuh Bantuan Covid-19, Prangkat Desa Jadi Sorotan
Sabtu malam (16/5) hingga dini hari, Walikota saat didampingi Pj Sekda Alpian, SE.MM, bersama pejabat terkait memilih bertahan dilapangan.
Hal ini dilakukan Walikota untuk pantau langsung proses penjemputan, sejumlah warga yang reaktif (positif rapid test) Covid-19 oleh tenaga kesehatan.
Walikota dua periode itu, sekaligus ingin memastikan warga yang reaktif Covid-19 itu, menjalani karantina di rumah sakit H. Bakri yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh Pemkot Sungai penuh.
Informasi terbaru, warga yang positif rapid test tersebut berdomisili di beberapa kecamatan, yakni Koto Baru, Pondok Tinggi, Hamparan Rawang, Sungai penuh dan Tanah Kampung.
Bahkan, AJB dan Pj Sekda saling berbagi lokasi pemantauan.
AJB memimpin pemantauan, proses penjemputan di Kecamatan Koto Baru. sedangkan Pj Sekda, di Kecamatan Pondok Tinggi.
Sebelum turun ke lapangan, AJB dan Pj Sekda menggelar pertemuan di kantor Walikota, bersama tim gugus tugas untuk memantapkan langkah di lapangan.
Lihat juga video : Pajero Naik Ke Atas Honda Jazz Dalam Kecelakaan Beruntun
Adapun rincian jumlah warga yang dinyatakan positif rapid test yakni,
Kecamatan Pondok tinggi 4 orang, kecamatan Hamparan Rawang 2 orang, dan Kecamatan Koto Baru 5 orang.
Selanjutnya, Kecamatan Sungai Penuh 1 orang, dan kecamatan Tanah Kampung 1 orang. (Hms/Jul)
