Waduh, Sudah Dipenjara, Seorang Ibu malah Suruh Anaknya Edarkan Sabu?

BERITA VIRAL – Entah apa yang ada di pikiran anggota keluarga yang satu ini, di mana seorang Ibu yang sudah masuk penjara, malah suruh anaknya edarkan sabu. Tak ayal, sang anak pun di bekuk polisi.

Hal ini pun turut di beberkan polisi, di mana seorang pemuda di amankan karena di duga mengedar barang haram Narkoba jenis sabu.

Baca juga : HBA Support Bupati Masnah, Soal Percepatan Perkembangan Candi Muaro Jambi

Dari keterangan polisi, seorang Ibu yang kini sudah di penjara, ternyata malah menyuruh anaknya untuk edarkan sabu.

Seperti di ketahui, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara, menangkap seorang anak di duga mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu instruksi dari ibunya.

Sementara itu, ibu tersebut saat ini berstatus narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Kendari.

Hal senada, di sampaikan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman dalam keterangannya, remaja tersebut bernisial MS (20) yang di tangkap pada Jumat (12/2) pukul 00.15 Wita. Tepatnya di pekarangan Mesjid Al-Muqorrobun di Jalan Saranani, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga Kota Kendari.

Bilang Direktorat Reserse Narkoba

Bilangnya, dari penangkapan tersangka di sita barang bukti 1,39 gram, yang di duga narkotika jenis sabu-sabu.

“Penangkapan MS berawal dari informasi masyarakat adanya pengedar sabu-sabu, di wilayah Kota Kendari yang di lakukan MS bekerja sama dengan orang tuanya, yang berada di dalam Lapas Perempuan Kendari inisial NN,” kata Eka dalam keterangan resmi, di Kendari, Sabtu (13/2).

Dia menyampaikan, saat di tangkap di TKP di temukan satu saset paket narkotika jenis sabu di lantai pekarangan masjid, yang berjarak dekat dengan tersangka.

Selanjutnya, satu paket saset sabu di dalam kantong celana pendek sebelah kiri yang di pakai target. Kemudian, satu saset kosong di temukan di dalam kantong jaket sebelah kiri.

Eka juga menjelaskan, bahwa modus operandi MS dalam mengedarkan barang haram tersebut. Hal ini di lakukan, dengan cara sebelumnya memperolehnya dari orang tuanya. Di mana, yang merupakan jaringan Lapas Perempuan Kendari inisial NN.

Kemudian, Ia melakukan peredaran/penjualan kepada para pemakai di Kota Kendari, atas arahan melalui komunikasi telepon.

“Tersangka mengakui bahwa memperoleh sabu tersebut, dengan cara memesan dari orang tuanya yang masih berada di dalam Lapas Perempuan. Kalau itu, di tempelkan oleh seseorang di sebuah jalan di Kota Kendari,” jelas.

Saat ini tersangka dan barang bukti berada di Mako Ditresnarkoba Polda Sultra, untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Tersangka, di jerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Pidana Mati, Pidana Penjara Seumur Hidup. Atau Pidana penjara paling singkat enam tahun, serta paling lama 20 tahun.

Sumber : Jpnn.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033