Viral, Siswi SMA Tipu Warga Hingga Pejabat, 2,6 M Milik Korban Raib

BERITA VIRAL – Tengah heboh, Kamis (25/03/21) seorang siswi SMA jadi buronan karena diduga telah tipu warga hingga pejabat. Tak tanggung-tanggung, total kerugian korban mencapai Rp 2, 6 miliar.

Bermodus dengan investigasi bodong, seorang gadis beliau yang kini duduk di bangku SMA ini, kabur usai mengantongi uang Rp 2,6 miliar milik korban. Kini Ia tengah jadi buronan para korban.

Baca juga : Di duga Salib 2 Mobil, Xenia Warna Silver di Ness Jambi Nyungsep ke Semak

Akibat ulah siswi SMA yang tipu warga hingga pejabat ini, keluarganya terus di datangi sejumlah orang, untuk menagis apa yang telah di janjikan pada para korban.

Di kansir dari Okezone.com, seorang siswi SMA di Kabupaten Bengkulu Utara, viral dalam sepekan terakhir. Bermodus investasi, remaja belia ini melakukan aksi, dengan total kerugian Rp2,6 miliar.

Pelaku berinisial DS (18) yang masih duduk di kelas 3 SMA, tengah di cari sejumlah pihak untuk mempertanggungjawabkan investasi bodong, yang di jalankannya sejak 6 bulan lalu.

Korban investasi bodong berasal dari berbagai kalangan, mulai masyarakat biasa, pejabat hingga aparat. Tak tanggung-tanggung, total kerugian dari ratusan korban yang mengikuti investasi ini, mencapai Rp2,6 miliar.

Baca juga : Warga Jambi Jadi Korban Investasi Bodong SR, Total Kerugian 300 Juta

Sejak kasusnya mencuat, keluarga mengaku tak mengetahui keberadaan DS hingga saat ini. Sementara itu, sejumlah warga mengaku sebagai korban terus berdatangan, untuk meminta pertanggungjawaban.

Bukan cuma itu, sebagian korban lainnya bahkan nekat menyita kendaraan roda empat dan berlian, milik keluarga DS secara sepihak.

Berdasarkan keterangan guru, DS tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar sejak 3 pekan lalu. Tak ada perilaku yang mencolok, dalam keseharian pelaku di sekolah.

Bilangnya, sikap DS sama seperti layaknya siswi lainnya. Pihak guru sempat memanggil orang tua DS, untuk meminta klarifikasi terkait mencuatnya kasus yang melibatkan peserta didiknya ini.

Keterangan Polisi

Terpisah, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton Setyo Hartanto mengatakan, polisi terus mendalami dugaan investasi bodong, yang mengakibatkan kerugian hingga miliaran Rupiah ini.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Dia berjanji, akan menindaklanjuti semua laporan resmi yang masuk.

Warga di harapkan berhati-hati menyikapi berbagai bentuk investasi. Pandemi Covid-19 memicu dampak lemahnya perekonomian, sehingga situasi ini di manfaatkan sejumlah oknum untuk mencari keutungan pribadi.

SumberOkezone.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page