Viral, Beredar Surat Oknum Kades Minta Bingkisian Hari Raya Pada Toko

BERITA VIRAL – Lag-lagi jagat maya di hebohkan dengan beredarnya surat dari oknum Kades, yang minta bingkisan untuk hari raya lebaran. Tak ayal, hal ini sontak bikin geger warganet.

Betapa tidak, surat sang oknum Kades yang minta bingkisan untuk Hari Raya Idul Fitri atau lebaran ini, meredar luas. Publik yang melihat ini pun, kaget dan berikan berbagai komentar.

Seperti di ketahui, baru-baru ini viral surat berkop resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kecamatan Trucuk, Desa Banjarsari di media sosial.

Baca juga : Astaga, Dongkrak Lepas, 3 Sopir Tewas Seketika Tertimpa Truk

Anehnya lagi, surat tertanggal 26 April 2021 yang tertera tanda tangan Kepala Desa Banjarsari Fakhtul Huda itu, bercap stempel resmi.

Hebohnya, surat tersebut meminta bingkisan Hari Raya, yang di tujukan kepada pimpinan toko retail modern.

Surat tersebut di unggah akun Instagram @berita_bojonegoro2, pada Minggu (2/5/2021).

“Mau nanya gaes, yang kayak gini udah jadi hal lumrah gak sih?,” tulis akun tersebut di kutip dari Suara.com.

Sementara itu, isi surat perihal permohonan bantuan bingkisan Hari Raya itu, yakni sebagai berikut :

Isi Suratnya

“Sehubungan dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, untuk itu mari kita hormati dan membangun kebersamaan antara perusahaan. Di lingkungan Desa Banjarsari dab Pemerintah Desa Banjarsari. Kami memohon kepada perusahaan dan pengusaha, yang berada di lingkungan Desa Banjarsari. Ini untuk sudi kiranya memberikan bingkisan hari raya, atau pun dapat berupa uang tunai, dengan jumlah : 1.  Kepala Desa, 2. Perangkat Desa (10 orang). Selanjutnya 3. BPD (9 orang), 4. Petugas Kebersihan (3 orang), 5. Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas (2 orang)”.

Lanjut surat tersebut, “Adapun bantuan yang kami maksud, adalah sukarela. Besar kecilnya pemberian, akan kami terima dengan senang hati”.

Tak ayal, kolom komentar pun ramai di komentari oleh warganet, yang sebagian miris liat sikap Kades dalam surat tersebut.

Berita lain : Geger, Komandan TNI Mengamuk,  Mobilnya Di hentikan Polisi Saat Razia

Bukan cuma itu, pada kolom komentar telah ramai sejumlah warganet atau netizen, yang merespon surat tersebut. Warganet menilai surat tersebut, tidak ubahnya pemalakan secara resmi.

“Malak secara sopan dan santun,” sahut akun @a.wahy***.

Di tambah lagi oleh Warganet lainnya, yang juga menyoriti perihal kemampuan finansial pegawai di lingkungan pemerintah desa bersangkutan.

“Mulai lagi….gaji dan tunjanganmu g cukup ta?,” ujar akun @falatehan***.

Sumber : suara.com

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube