Usaha Menjanjikan Berdagang Tanaman Hias Keladi di Masa Pandemi
Oleh: Wahyu Kurniawan
Akibat pandemi COVID-19 ini, kegiatan masyarakat tidak bisa di lakukan dengan baik. Masyarakat juga harus mematuhi aturan, untuk mengurangi kegiatan di luar rumah.
Hal tersebut berdampak kepada perekonomian masyarakat yang terganggu, seperti di lakukannya PHK oleh perusahaan karena menurunnya omset penjualan dan sebagainya.
Namun di tengah pandemi ini, masyarakat gemar untuk melakukan cocok tanaman hias yang bermanfaat untuk menghilangkan stres. Karena, peraturan pemerintah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Pada masa pandemi ini, ibu-ibu rumah tangga gemar untuk mengoleksi tanaman hias di perkarangan rumah.
Baca Juga : Takut Anak Tenggelam Jadilah Saung Haji Robert, Begini Kisah Inspirasi Pengusaha Mestong
Salah satu tanaman hias, yang saat ini di gemari oleh ibu-ibu adalah tanaman keladi. Caladium atau bunga keladi, merupakan sekelompok tumbuhan dari genus Caladium suku talas-talasan Araceae.
Caladium secara alami tumbuh di hutan-hutan tropis yang rindang, subur, dan lembab. Lokasi tumbuh bunga ini biasanya di antara pinggir sungai, di bawah pohon besar, dan tempat-tempat berongga yang memiliki kelembabapan cukup dengan suhu 21-30C.
Bentuk daun bunga keladi sangat beragam, mulai dari bentuk segitiga, oval, bulat, hingga memanjang.Warna daun yang di milikinya juga variatif, terdiri dari hijau muda, hijau kehitaman, hijau kehitaman, hijau keunguan, kuning, putih, merah muda, merah tua, ungu, keperakan, cokelat, atau kehitaman, hingga kombinasi dari warna-warna tersebut.
Bercocok Tanam Keladi
Yang menjadikan masyarakat gemar untuk bercocok tanam keladi adalah, karena memiliki kecantikan yang terletak pada bentuk dan warna daunnya, dari warna campur hingga menyerupai batik. Serta keladi mudah hidup di iklim tropis, dan perawatannya yang mudah menjadikannya tanaman yang saat ini sangat di cari oleh masyarakat.
Akibat dari kegemaran masyarakat, untuk melakukan bercocok tanaman hias di rasakan oleh para pedagang keladi. Karena keladi merupakan tanaman yang sangat di minati oleh masyarakat, menjadikan tanaman ini memiliki daya jual yang tinggi di masyarakat.
Di kutip dari Tribunjambi.com, tanaman hias keladi merupakan salah satu usaha yang memiliki omset tinggi di masa pandemi ini. Akibat dari ibu-ibu yang gemar mengkoleksi tanaman tersebutlah, yang membuatnya menjadi usaha yang sangat menggiurkan di masa pandemi ini. Omset yang bisa di dapat oleh penjual tanaman hias keladi, bisa mencapai 15 juta perbulannya.
Kemudian di kutip dari portaljember.com, salah satu tanaman hias keladi yang memiliki harga jual tinggi adalah Tanaman Hias Keladi Hibrida. Tanaman keladi ini, bahkan bisa di hargai sampai 4 juta rupiah.
Lihat Juga Video : Jual iPhone Murah di Jambi, di amankan Polresta Jambi
Karakteristik dari tanaman hias daun ini, yaitu memiliki bentuk daun yang mengerucut dengan pangkal daun yang membentuk kuping. Tampilannya yang menyegarkan ini, akan membuat suasana rumah terkesan menjadi lebih hidup.
Oleh karena harga jual yang tinggi, menjadikan banyak masyarakat memanfaatkan tanaman hias keladi sebagai usaha menjanjikan dengan berdagang ini, hasil yang tinggi di masa pandemi.
MahasiswaPBSI Universitas Jambi
