Ubah Nama Penerima Tanpa Mendata? Bantuan JPS Pemprov di Simpang Limbur Jadi Polemik

MERANGIN – Baru-baru ini kembali mencuat polemik bantuan JPS Pemprov Jambi di Simpang Limbur Merangin, yang di duga gunakan data penerima fiktif. Pasalnya, beberapa calon penerima lama yang pernah di kirim pada pemerintah kabupaten mendadak berubah, dan muncul nama-nam baru. Kok bisa?

Baru-baru di ketahui, warga Simpang Limbur Merangin di hebohkan dengan data penerima bantuan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) Pemprov Jambi yang tiba-tiba berubah. Berbagai dugaan pun mencuat, karena disinyalir menggunakan data fiktif.

Baca juga : Juara Nasional, SD Negeri 282 Bangko 5 Tahun Berturut-turut Wakili Provinsi Jambi

Betapa tidak, beberapa nama dalam data penerima bantuan JPS di Simpang Limbur tersebut di gantikan dengan nama lain. Padahal, Kadus setempat mengaku tidak ada mendapatkan informasi kalau ada pendataan calon penerima yang baru. Ada apa?

Hal ini di ketahui, bahwa ada salah satu warga yang mendapatkan informasi dari Kadus, bahwa namanya tidak ada lagi dalam data penerima bantuan JPS Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, tahun 2021 ini.

Bilangnya, dari awal namanya sudah tercantum sebagai calon penerima. Namun tiba-tiba, dalam bantuan JPS Pemprov yang baru kali ini, namanya di gantikan dengan nama warga lain.

Beberapa Nama Digantikan

Dari pengakuannya, Kadus setempat pun mengaku tidak menerima informasi soal pendataan ulang. Lalu kok bisa data penerima yang lama bisa berubah, dari mana data tersebut di peroleh.

“Pada data yang lama, ada nama saya. Kok sekarang dak ado lagi. Kadus bilang dak ado pendataan yang baru, terus dari mana data itu di peroleh pihak kecamatan. Sementara orang kecamatan saya telepon tidak menjawab, kan timbul tanda tanya ini.” kata sumber, pada Dinamikajambi.com.

Hal ini pun menjadi pertanyaan besar bagi publik, mengapa data tersebut berubah. Apa alasannya.

Sementara itu, Camat Pamenang Barat Haidir saat di konfirmasi mengaku belum begitu mengetahui hal tersebut.

Ia berjanji akan koordinasi terlebih dahulu dengan bawahannya, terkait data penerima bantuan JPS Pemprov Jambi yang baru itu.

“Iya nanti akan saya akan tanyakan dulu dengan bawahan saya. Orang kesra yang ngurus tu,” ujarnya.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Untuk di ketahui, Pemerintah Provinsi Jambi sudah Merefocusing anggaran sebesar kurang lebih 5 ratus milliar, untuk penanganan Covid-19. Seperti untuk Pemilihan Ekonomi Nasional (PEN), dan bantuan Jaringan Pengaman sosial.

Besaran bantuan JPS tersebut, Rp 300 ribu per KK, untuk setiap penerimanya. Sebagaimana dulu, sebesar Rp 600, yang terdiri dari sembako dan uang tunai. (Red)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033