Turunkan Angka Kematian Kelahiran, Gubernur : Hakiki dan Harus di Jalankan

TEBO – Tak hanya menekankan pentingnya peranan keluarga dalam membentuk generasi penerus, Gubernur Jambi, Zumi Zola juga menegaskan pentingnya menurunkan jumlah kematian Ibu dan anak dalam kelahiran dan usia dini. Pembangunan kependudukan adalah investasi jangka panjang.

Hal ini dikatakan Gubernur dalam membuka Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke XXIII Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2016 yang digelar di Stadion Kabupaten Tebo, Kamis (11/08/2016).

Menurut Zola, program Keluarga Berencana bukan sekedar program pengendalian pertumbuhan penduduk semata, tetapi juga program pengaturan kelahiran dan pengasuhan anak secara sehat dan manusiawi. “Kita harus menurunkan jumlah kematian Ibu ketika melahirkan dan juga menurunkan jumlah kematian anak ketika dilahirkan atau pada saat masih usia balita. Ini adalah misi kemanusiaan yang hakiki dan harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab,” tutur Zola.

Sebelumnya : Buka Harganas XXIII, Zola : Keluarga Membentuk Dasar Karakter Manusia

Ditambahkan Gubernur, pembangunan di bidang kependudukan dan keluarga berencana adalah investasi jangka panjang yang hasilnya tidak seketika dapat dinikmati. “Pembangunan di bidang ini merupakan investasi yang sangat penting artinya bagi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di masa mendatang,” tambah Gubernur

Harganasditebo
Didampingi Bupati Tebo, Zola disambut saat Puncak Harganas XXIII

Selain itu Kepala BKKBN RI yang di wakili, Deputi advokasi Pengerakan dan Informasi BKKBN RI Dr. Abidinsyah menyampaikan, dengan keberhasilan pemerintah terdahulu melalui kampung KB menekan angka kelahiran, untuk itu pemerintah sekarang bertekat mengulangi kembali keberhasilan tersebut dengan mengerakan kampung KB di seluruh Indonesia.

Dijelaskan juga, Dengan revolusi mental semua harus tahu tantangan generasi muda kedepannya, generasi muda mendatang harus beraklak lebih baik dan berpendidikan agar cita-cita pendiri bangsa bisa tercapai, “Untuk itu semua harus berdasarkan pendidikan dari keluarga terlebih dahulu.” jelasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page