JAMBI – Gunung Kerinci merupakan icon besar pariwisata yang dimiliki Provinsi Jambi dan terletak di Kabupaten Kerinci. Pariwisata ini memiliki kekayaan alam yang sangat indah dan terkenal dengan gunung berapi yang masih aktif serta gunung berapi tertinggi se – Asia Tenggara.
Untuk diketahui Gunung Kerinci terletak di area perbatasan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi. Secara administrasi berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
Terkait penamaan puncak Gunung Kerinci menjadi Puncak Joko Widodo yang masih terdengar viral di medsos, Gubernur Jambi, Zumi Zola dan salah satu Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Chumaidi Zaidi angkat bicara mengenai hal tersebut.
“Kita serahkan kepada pusat saja”, tutur Zola dengan singkat usai acara pengukuhan IKA Unja, Minggu (25/2) malam.
Sementara itu, Chumaidi Zaidi menolak keras penamaan puncak Joko Widodo. Bilang politis PDI Perjuangan itu, masalah perubahan nama puncak Gunung Kerinci menjadi puncak Joko Widodo harus ada saling koordinasi sama Pemerintah Provinsi Jambi.
“Paling tidak harus ada koordinasilah, melalui mekanismenya seperti apa dan jangan sepihak karena ada etikanya,” ungkapnya dengan tegas saat ditemui diruang kerjanya, Senin (27/2) sore.
Lanjutnya, nama Gunung Kerinci sudah lama ada karena wilayahnya berada di Kabupaten Kerinci yang terletak di Provinsi Jambi. Sekalipun Sumbar adalah tetangga, tidak layak Sumbar yang memberikan nama.
“Sebagai NKRI harus menjaga perasaanlah. Nama Gunung Kerinci ini dari zaman dahulu itu sudah ada, dan berada di Kabupaten Kerinci,” tegas Wakil Ketua II DPRD Provinsi Jambi itu
Chumaidi berharap sebelum memberikan penamaan puncak Jokowi Widodo pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat harus berkoordinasi dahulu ke pihak Pemerintah Provinsi Jambi.
