BERITA BISNIS – Dampak Covid-19 masih di rasakan di berbagai sektor, terutama para pedagang. Tak terkecuali bagi masyarakat yang menajajakan dagangannya di Menara Gentala Arasy, yang berada di kawasan pasar Kota Jambi ini.
Selain itu, banyak elemen masyarakat baik di Kota Jambi maupun di berbagai penjuru negeri yang merasakan dampak dari pandemi Covid-19.
Sebelumnya di ketahui bahwa, sejak awal pandemi Covid-19 2020 lalu, banyak sektor yang terdampak. Baik itu wisata, bisnis, hingga kuliner dan sebaginya.
Baca Juga : Alami Penurunan di Masa Pandemi, Kini Penjualan Mobil Second Berangsur Membaik
Hal ini masih di rasakan oleh Sadin, salah seorang pedagang asal Bekasi, Jawa Barat. Ia menjual oleh-oleh baju bertemakan Gentala Arasy Jambi ini.
“Semenjak pandemi ni agak berkurang, PSBB pertama aja saya sempat tidak jualan selama beberapa bulan,” ujarnya, Minggu (17/01/2021) di lapaknya.
Kemudian, Ia mengungkapkan bahwa baru berjualan lagi sebelum hari raya Idul fitri.
Lihat Juga : Double W, Tempatnya Bernaung Komunitas Pecinta Hewan
“Mulai jualan lagi sebelum lebaran, dan masa transisi sampai sebelum tahun baru agak lumayan penghasilan,” jelasnya.
Pendpatan Yang Diraih Berbeda
Ia juga menceritakan bahwa tahun baru ini pendapatan sangatlah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini di karenakan jalan menuju kawasan Gentala Arasy di tutup oleh Pemerintah.
“Malam tahun baru kita tidak dapat apa-apa. Karena, jalan menuju kesini di tutup pemerintah, kita di perbolehkan jualan tetapi orang nak kesini kan dak bisa,” ungkapnya.
Selanjutnya, Ia menyambung ceritanya, bahwa setelah tahun baru ini pendapatan pun menurun, di karenakan beberapa hal.
Lihat Lainnya : Masih Solid di Usia 18 Tahun, Ini Sejarah Komunitas TKCI Jambi
“Setelah tahun baru penghasilan pun menurun. Karena orang habis kumpul natal dan tahun baru jadi agak takut kumpul rame, dan juga sebab cuaca yang masih sering hujan,” ungkapnya.
Selanjutnya, masih di katakan oleh Sadin, untuk produksi barang jualannya yaitu dari lokal dan luar daerah.
“Untuk produksi, kita ambil dari Jambi ni la dan dari Pekalongan,” kata Sadin.
Sementara itu, pria asal Bekasi ini pun mengatakan, bahwa untuk harga baju bercirikan Gentala Arasy ini di bandrol dari harga 35 ribuan.
Lihat Video : Bupati dan Kapolres Panen Ikan di Desa Keranggan, Kecamatan Sekernan
“Harganya mulai dari 35 ribu untuk setelan anak-anak. Sedangkan untuk ukuran dewasa sampai ke harga 60 ribuan,” jelasnya.
Tak hanya itu saja, Ia juga mengatakan cuaca yang tidak menentu membuat pendapatan menurun, tetapi mereka harus membayar uang keamanan, penerangan, dan sebaginya, sehingga membuat pendapatan semakin berkurang.
“Di sini kita bayar, lampu, keamanan, dan lapak, sekitar 30 ribuanlah perhari,” tukasnya.
