Terjadi Perdebatan Hingga Hentikan Paripurna, Ranperda Terkait Bank Jambi Batal Disahkan Hari Ini

BERITA JAMBI – Rapat Paripurna DPRD yang di hadiri langsung oleh Pj Gubernur Jambi, Hari Nur Cahya Murni soal Ranperda Bank Jambi. Meski sempat memanas dan di skorsing, berujung pada penundaan sementara.

Sementara pantauan di lapangan, tampak sebagian besar Fraksi menolak untuk di tunda. Sesekali dalam rapat Paripurna tersebut ,tampak Rusli Kamal Siregar meminta percepatan pengesahaan Ranperda Bank Jambi.

Kemudian, turut Fauzi Ansori dari fraksi Demokrat menolak keras, soal penundaan Ranperda terkait capaian modal Bank Daerah sebesar 3 Triliun.

Baca Juga : Rapat Paripurna Memanas, Tolak Ranperda Soal Bank Jambi Ditunda, Fraksi Demokrat Siap WO

Namun, sempat memanas, hingga di skorsing guna rapat terbatas di Ruang Pimpinan DPRD berujung di tunda sementara.

Yang mana pada hal ini, sebelumnya Pemprov mengirimkan surat penundaan, soal pengesahan Ranperda soal capaian modal dan aset Bank Jambi.

Padahal sebelumnya, Tim Panitia Khusus DPRD Provinsi Jambi telah melakukan studi banding pada Bank Daerah luar Jambi.

Hal ini seperti yang di sampaikan Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan alasan penundaan Ranperda tersebut.

“Ada kajian-kajian yang perlu di kaji kembali, yang mana Pemprov melalui Pj Gubernur Jambi mengajukan ini untuk di tunda sementara. Bukan di batalkan ya,” ungkap Edi Purwanto.

Lihat Juga Video : Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan Indramayu, Terdengar Ledakan

Selanjutnya, pihaknya juga akan terus berkordinasi bersama Pemerintah Provinsi dan dinas terkait. Hal ini guna menyamakan persepsi dan pematangan Ranperda ke depannya.

“Terkait analisis dan yuridisnya perlu kita samakan dulu persepsinya. Sehingga produk hukum Ranperda ini berjalan dengan baik,” tutupnya.

Saat di tanya lebih lanjut oleh awak media, Pj Gubernur Jambi menyerahkan sepenuhnya pada Ketua DPRD Provinsi Jambi. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube