JAMBI – Polemik pembayaran TBS 5 Koperasi Unit Desa yang belum dibayarkan PT Prosympac Agro Lestari (PT PAL), menarik sorotan pengiat petani. Tak terkecuali, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Muaro Jambi, Karyadi.
Terkait hal ini, Karyadi mengaku prihatin dengan nasib para petani yang tergabung dalam 5 KUD. Apalagi, kondisi harga pasar sawit yang tengah merosot.
“Ngenes. Sudah hargo jatuh, dak dibayar pulo,” ungkap Karyadi, Kamis (12/07) menjawab Dinamikajambi.com
Berita sebelumnya :
Nunggak Belasan Milyar, Kades dan 5 KUD Datangi PT PAL
Bilangnya, persoalan ini harus segera diselesaikan. Pemerintah, seharusnya terlibat dengan permasalahan ini. Mengingat, ini menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Pemerintah terkait, harus memediasi. Bagaimana, masyarakat dan petani, tidak dirugikan,” tegasnya.
Pun termasuk, soal tata niaga dan pendukung sawit, jadi sorotan Karyadi yang menilai pemerintah tak peduli.
“Sawit turun, sawit naik, pemerintah tidak peduli. Sarana pendukung, kebijakan-kebijakan tidak berpihak pada masyarakat. Jadi, sebaiknya Plt Gubernur segera panggil Dinas Perkebunan dan pihak terkait, agar harga sawit ini tidak anjlok,” paparnya. (Win)
