Tak Suka Diberi Nama Heriyanto, Seorang Anak Tega Bunuh Ibu Kandung

SRAGEN – Seorang lelaki bernama Hendriyanto (36) kini harus menjadi penghuni hotel prodeo lantaran nekat membunuh ibu kandungnya, Daliyem (50).

Dikutip dari Suara.com yang melansir Joglosemarnews.com, Kasubag Humas Polres Sragen AKP Harno menyampaikan, aksi pembunuhan yang terjadi pada 2 Januari lalu itu, dipicu karena tersangka kesal permintaannya mengganti nama ditolak sang ibu, pada Rabu 28 Januari 2020.

Dari keterangan tersangka, kata Harno, alasan itu diminta tersangka karena tak sreg diberikan nama Hendriyanto.

“Jadi tersangka ini namanya saat ini Hendriyanto. Ia merasa nama ini terlalu sulit dan minta ke ibunya agar diganti namanya, dengan panggilan yang lebih mudah. Tetapi oleh ibunya ditolak, karena kalau orang Jawa mau ganti nama itu harus selamatan dulu. Rupanya, penolakan itu membuat pelaku kemudian marah dan memukul ibunya,” kata Harno.

Baca juga : Seorang Ayah di Batanghari Cabuli Anak Tirinya 20 Kali

Terkait kasus ini, polisi juga sudah menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan itu di rumah, Dukuh Pendem, Desa Sumberlawang, Sragen, Selasa (28/1/2020) kemarin.

Harno mengatakan, dalam reka ulang tersebut, Hendriyanto juga mengaku kondisi kejiwaannya mulai terganggu setelah putus cinta dengan kekasih.

“Jadi pelaku ini sempat mengalami putus cinta, sehingga kemudian mengakibatkan jiwanya terganggu,” katanya.

Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka memperagakan sebanyak 22 adegan. Aksi penganiayaan yang menyebabkan ibunya tewas itu, terjadi pada adegan ke-7 sampai 13.

Hendriyanto dikenal warga sekitar rumahnya itu kerap mengamuk, jika penyakit gangguan jiwa yang dideritanya kumat. Namun, selama ini warga melihat tersangka setiap harinya bertingkah laku normal.

“Tapi itu juga jarang-jarang. Dia juga sering beli rokok ke sini. Kadang kalau enggak punya uang utang dulu. Meskipun lama dia masih ingat dan kalau sudah punya uang pasti juga dibayar,” kata Nardi, salah satu warga.

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033