Tak Menapikan Keunggulan Fasha di Hasil Survei, Orang Dekat CE Bilang Ini

JAMBI – Tak menapikan keunggulan Syarif Fasha di hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, orang dekat H. Cek Endra (CE) lihat trend saat ini, bukan hasil tertinggi.

Sebagaimana yang diketahui, baru -baru ini Hasil survei untuk Pilgub Jambi telah dirilis oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia.

Dari hasil tersebut nama Syarif Fasha menempati posisi teratas, untuk menjadi calon kandidat di Pilgub Jambi 23 September mendatang.

Baca juga : Musda Golkar Bakal Berlangsung Sengit, Pilgub Target Utama Kader

Hasil yang dirilis lembaga survey Nasional Indikator Politik Indonesia ini, yakni hasil temuan survey mereka yang dilakukan pada 5-12 Februari 2020 lalu.

Di dalamnya Elektabilitas Fasha masih menjadi yang terkuat di antara kandidat lainnya.

Tanggapan Orang Dekat CE

Menanggapi hal tersebut, Eppi Suryadi selaku orang dekat CE memberikan apresiasi tinggi, terhadap hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia itu.

Menurutnya, hasil yang oleh lembaga survey tentu menggunakan keilmuan yang sesuai. Sehingga bisa dikeluarkan, di muka publik.

“Kita lihat hasil survei ini, Syarif Fasha tertinggi, Ini bagus. Karena setiap lembaga survey yang merilis, tentu dengan dasar dan keilmuan yang sesuai.” Kata Eppi pada awak media, Kamis (27/02/2020).

Lihat juga video : Tanggapan Leasing usai tarik unit mobil nunggak 1 bulan

Ia juga tak menapikan, bahwa setiap hasil survei yang keluar, nama Walikota Jambi dua periode itu selalu menjadi yang teratas.

Pun demikian, yang perlu diketahui dirinya tidak melihat hasil akhir dari survei tersebut, akan tetapi perkembangan atau trend CE di setiap rilis yang dikeluarkan lembaga survei selalu mengalami peningkatan.

“Ya memang Fasha selalu unggul setiap hasil survei yang keluar. Tapi kan kita tidak mengacu pada hasil akhir dari survei tersebut, yang kita lihat trend saat ini. Dimana dibandingkan dengan hasil survei waktu lalu, pak CE hanya sekitar 5, dan 8 persen. Tapi yang dikeluarkan indikator ini mendapai sekitar 17 pesen lebih kan.” Paparnya.

Pada intinya terhadap hasil survei tersebut, dirinya melihat hasil yang trend CE yang naik dari survei yang dikeluarkan sebelumnya.

Ia juga menyebut, bahwa pada dasarnya, hasil survei bukanlah akhir dari semuanya, akan tetapi dari itu mereka dapat jadikan sebuah acuan untuk kedepannya.

“Mungkin hasil survei bukanlah keputusan yang mutlak, akan tetapi itu perlu kita jadikan acuan, bagi para kandidat dalam melihat elektabilitasnya,” bebernya.

Untuk itu, mantan anggota DPRD Provinsi Jambi periode lalu ini sangat mempercayai hasil survei yang di keluarkan, oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia tersebut.

“Dalam survei kami sendiri, jarak antara calon pembeli mendatang jauh seperti yang diutarakan oleh Indikator Politik Indonesia. Sekali lagi kami percaya pada hasil survei tersebut,” lugasnya. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page