SUNGAI PENUH – Dinas Peternakan dan Perikanan, mengimbau masyarakat agar memperhatikan dan merawat hewan peliharaannya Vaksinasi secara rutin, untuk mencegah penyebaran rabies massal.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Perikanan, Edi Juarsa, di Kota Sungai Penuh, Jumat (13/03/2020).
“Rabies menjadi salah satu penyakit zoonosis yang banyak terjadi layaknya flu burung, Pencegahan gigitan hewan liar di kota Sungai Penuh, sehingga perlu peran serta masyarakat untuk melakukan pencegahan,” katanya.
Baca juga : Sekda : Pemkot Support RRI Sungai Penuh
Baca juga : Kapolsek Pamenang Tanam Vetiver di Sungai Rasau
Menurutnya, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dengan berbagai upaya mudah, yaitu dengan melakukan vaksinasi kepada hewan peliharaan, menjaga kebersihan hewan serta jangan melepas liarkan hewan peliharaan.
“Hewan peliharaan jangan dilepas liarkan sebab rentan terinfeksi rabies, selalu menjaga kebersihan kandang, serta memberi vaksin secara rutin dengan memanfaatkan program vaksinasi massal yang di selenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan,” ujarnya.
Baca juga : Data Online Aman, Sensus SAD BPS Minta Bantu Pemda
Baca juga : Angkutan Batu bara Terus Jadi Ancaman, Pemda Diminta Lakukan Ini
Program vaksinasi rabies secara massal ini, dilakukan secara rutin pada tahun ini.
“Vaksinasi massal yang dilakukan pada bulan Maret dan telah tersedia 4.500 vaksin bagi hewan peliharaan,” ungkapnya.
Lihat juga video : Klik Disini
Untuk melakukan vaksinasi juga, masyarakat dapat mendatangi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), yang ada di Tanah lindung kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh.
“Masyarakat yang Mempunyai hewan peliharaan, bisa mendatangi Puskeswan” imbuhnya.
Baca juga : Dybala Dikabarkan Positif Corona, Kini Masih di Karantina
Baca juga : Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Bertambah, Saat Ini Sudah 6 Orang
Kedepan, pemerintah juga akan melakukan penyuluhan guna memberikan pengetahuan terhadap masyarakat tentang bahayanya gigitan rabies.
“Kita juga butuh sekali bantuan masyarakat untuk segera melapor kalau ada daerahnya yang hrus ditangani, nantinya kita akan lakukan sosialisasi dan pengecekkan juga,” tutupnya. (Jul)
