Soal Pengangguran, Kadis Disnaker Provinsi Punya Strategi Ini

JAMBI – Ketersediaan lapangan kerja yang terbatas dan tingginya angka pencari kerja, merupakan persoalan utama yang menyebabkan tingginya angka pengangguran ditengah-tengah masyarakat.

Selain itu, ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) disuatu daerah yang tidak memenuhi kriteria yang diinginkan oleh pihak perusahaan hingga menyebabkan pelaku dunia usaha merekrut tenaga dari luar juga salah satu persoalan yang menyebabkan tingginya pengangguran di suatu daerah.

Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Ketenagakerjaan mengaku, akan melakukan berbagai upaya untuk mengatasi persoalan tersebut, salah satunya dengan meningkatkan fungsi dari Balai Latihan Kerja (BLK) dengan memberikan pelatihan kerja sesuai dengan permintaan pasar.

“Saya akan mengaktifkan dan mengoptimalkan BLK-BLK yang ada agar keterampilan tenaga kerja kita dapat ditingkatkan,” kata Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja Provinsi Jambi saat dijumpai diruang kerjanya beberapa waktu yang lalu.

Dikatakan Fauzi, dirinya tidak menginginkan program pelatihan yang ada di BLK itu monoton  tahun ini sama tahun depan sama. Namun menurut Fauzi dirinya akan melihat kebutuhan pasar dalam menetukan jurusan pelatihan.

“Seperti bangunan misalnya. Sekarang sudah kurang diminati lagi. Nah kita mencoba membuka pelatihan desain grafis mungkin akan banyak diminati,” ungkapnya.

Begitu juga dengan BLK-BLK yang ada dibawah pengawasan pemerintah kabupaten/kota menurut Fauzi, juga tidak mesti harus sama dengan BLK yang ada di Provinsi juga antara kabupaten/kota lainya dalam menetukan jurusan pelatihan.

“Untuk memberdayakan pekerja yang ada mereka harus melihat pasar, karena setiap kabupaten/kota kebutuhannya tentu tidak sama,” jelas Fauzi.

Dikatakan Fauzi, ditahun 2017 ini sendiri ada 5 jurusan induk dan ada 23 sub jurusan yang ada di BLK diantaranya menjahit, keterampilan mengelas, sepeda motor, mobil, listrik dan pengolahan hasil pertanian.

“Tahun depan mungkin akan ada perhotelan, kan sekarang banyak hotel-hotel didaerah perkotaan.” imbuhnya .(Tem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page