Soal Anggaran 140 Unit Mobdin, Isnedi : Setahu Saya Hanya Mobil Bupati, Itu Pun Batal

BANGKO – Wakil Pimpinan DPRD Kabupaten Merangin, Isnedi menolak tudingan pemborosan anggaran APBD untuk pembelian Mobil Dinas. Jumlah 140 kendaraan Mobdin selama 3 tahun anggaran APBD Merangin, dinilai berlebihan.

Hal ini disampaikan Isnedi menjawab dinamikajambi.com melalui telepon selulernya. Bilang Ketua DPC Gerindra Kabupaten Merangin itu, pembelian Mobdin disesuaikan dengan kebutuhan. Dalam pengetahuannya, rencana pembelian Mobdin dalam APBD 2016 hanya untuk Bupati Merangin.

“Karena memang, Bupati butuh Mobdin untuk kegiatan beliau turun ke daerah-daerah. Kemudian memang, Mobdin beliau kan sudah 3 tahun. Setahu saya hanya mobil Bupati, itu pun batal dimasukkan. Selain itu, setau saya tidak ada lagi. Entahlah kalau ada yang belakangan masuk,” beber Isnedi

Sementara pada angka 140 unit kendaraan itu, Isnedi mempertanyakan data yang diambil. Ia memperkirakan, dalam 3 tahun anggaran yakni APBD-P 2014 hingga 2016, tidak sampai 140 unit.

“Di DPRD ado 18 unit dalam 3 tahun terakhir.” katanya

Sebelumnya Masroni, Koordinator Forum Bersama Peduli Merangin (F-BPM) menyesalkan pengunaan anggaran untuk Mobnas. Ada 140 unit Mobnas yang disebutkan Masroni menyedot APBD dari 2013-2016. Mulai dari mobil sport dakkar hingga double cabin. Bilang Masroni, Dewan sebagai pengawas anggaran tidak berjalan dalam pengunaan anggaran untuk Mobnas ini. Terkait hal ini, Roni menyoroti Mobnas yang digunakan Wakil Pimpinan DPRD Kabupaten Merangin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page