Hebat, 3 Tahun APBD Merangin Untuk 140 Mobil Dinas

BANGKO – Miris. Itulah mungkin gambaran melihat pengunaan anggaran APBD Kabupaten Merangin. Bagaimana tidak, saat kebutuhan pendidikan semakin tinggi, pemerintah justru menghabiskan anggaran untuk pembelian Mobil Dinas (Mobnas). Menghabiskan 3 tahun APBD Merangin untuk 140 unit Mobnas, gaya kepemimpinan Merangin kini menjadi sorotan.

Masroni, Koordinator Forum Bersama Peduli Merangin (F-BPM) menyesalkan pengunaan anggaran untuk Mobnas. Padahal, kebutuhan pendidikan lebih penting dari kendaraan operasional itu. Pendidikan ini sudah dijamin dalam Undang-Undang (UU) dasar 1945.

“Infrastruktur dan fasilitas itu dijamin negara. Kalau anak bangsa kita bodoh dan tidak berpendidikan, yang salah itu siapa? Negara? Negara itu siapa? Ya pemerintah Kabupaten Merangin. Wajar jika wali murid marah saat melihat kegiatan belajar di gedung yang atapnya bocor,” beber Masroni atau kerap pula disapa Roni

Ada 140 unit Mobnas yang menyedot APBD dari 2013-2016. Mulai dari mobil sport dakkar hingga double cabin. Bilang Masroni, Dewan sebagai pengawas anggaran tidak berjalan dalam pengunaan anggaran untuk Mobnas ini. Terkait hal ini, Roni menyoroti Mobnas yang digunakan Wakil Pimpinan DPRD Kabupaten Merangin

“Karena selera pimpinan dewan sama dengan Kepala Dinas. Bupati Hanya menandatangani APBD. Saya rasa tidak semua kegiatan dalam DPA Bupati tahu. Contoh pembelian Mobnas beruntun setiap tahunnya,” katanya.

Padahal, Bupati Merangin, Al Haris dan Walikota Jambi, Sy Fasha masih mengunakan Mobnas Innova dalam kegiatan dinas. Bila dibandingkan kendaraan yang digunakan SKPD seperti Bappeda, Perhubungan dan Kesehatan, tentu saja ini tak patut.

“Bupati, Walikota masih mengunakan Innova. Ini malah lebih mewah Kepala Dinasnya. Mental pejabat masih materi.” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *