Serius Sikapi Kerusakan Lingkungan, LMPI Batanghari Bakal Demo Disini

BATANGHARI – Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Kabupaten Batanghari sepertinya tak main-main dengan kerusakan hutan Sulthan Thaha di Desa Senami serta pembalakan liar di Taman Nasional Bukit XXII

Ditambah lagi illegal drilling di Desa Pompa Air yang kian marak dan seakan tak pernah berhenti, maka muncul kesan seakan dibiarkan oleh pihak berwenang yaitu dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (LH) dan Polres Batanghari, maka dari itu Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) berencana mengelar aksi demo.

Dengan menyuarakan aspirasi masyarakat di dua tempat tersebut yaitu Dinas Lingkungan hidup dan Mapolres Batanghari, hari ini, Senin (16/04) Abdul Bakir selaku ketua LMPI kabupaten Batanghari didampingi Mardi Ali selaku Ketua Harian LMPI Kabupaten Batanghari menyerahkan surat pemberitahuan Aksi ke Mapolres Batanghari dan bagian Umum Kantor Bupati Batanghari.

“Hari ini kami menyerahkan surat pemberitahuan Aksi yang akan kami laksanakan pada tanggal 25 april 2018, di Mapolres Batang Hari dan kantor Bupati Batanghari serta ditembuskan kepada Bupati Batanghari dan Ketua Umum LMPI pusat di Jakarta,” kata Bakir saat ditemui di kantor Bupati Batanghari, Senin (16/04)

Tujuan dilaksanakannya aksi ini adalah meminta pada pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Polres Batanghari untuk menindak pelaku Illegal Drilling dan perambahan Hutan tanpa pandang bulu, dimana illegal drilling yang selama ini sudah sering dirazia bahkan ditutup namun kembali dibuka yang dicurigai disebabkan adanya oknum yang bermain, begitu pula dengan perambahan hutan yang kian hari kian marak. (Ali Kucir)

You cannot copy content of this page