BERITA MUARO JAMBI – Sepanjang tahun 2020, angka kriminalitas dan kecelakaan di Kabupaten Muaro Jambi mengalami penurunan. Hal ini, turut di katakan oleh Kapolres Muaro Jambi dalam Konfrensi Pers Akhir Tahun yang di adakan di Aula Wira Pratama, Selasa (29/12/2020).
Konferensi pers akhir tahun ini di sampaikan langsung oleh Kapolres Muaro Jambi AKBP. Ardiyanto, S.I.K, di dampingi dengan pejabat tinggi polres tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa untuk angka kasus tindak pidana dan kriminalitas di Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2020, mengalami penurunan dari pada tahun 2019 sebesar 28,69%.
Baca Juga : Waspada Kriminalitas di Jambi, Polsek Beri Peringatan Pada Warga
“Jumlah tindak pidana pada tahun 2019 sebanyak 338 kasus. Sedangkan, di tahun 2020 sebanyak 241 kasus,” jelasnya
Selanjutnya, Ia juga menjelaskan tentang penyelesaian perkara pidana yang telah di selesaikan oleh Polres Muaro Jambi yaitu mengalami penurunan sebanyak 63 perkara.
Karena, jumlah kasus pidananya pun juga berbeda, persentasenya 21,96 persen.
“Untuk penyelesaian perkara pada tahun 2019 selesai 287 perkara dan untuk tahun 2020 sebanyak 224 perkara,” ungkapnya.
Lihat Lainnya : Viral, Pesan ‘Kakek Sugiono Indonesia’, Sebelum Meninggal Dunia?
Penyelesaian Tindak Pidana Alami Kenaikan
Tak hanya itu saja, ia juga menjelaskan bahwa dalam sisi penyelesaian tindak pidana tahun 2020 itu mengalami kenaikan sebanyak 7,34 persen.
“Jumlah perkara 2020 sebanyak 241 perkara dan jumlah penyelesaian sebanyak 224 itu mengalami kenaikan. Penyelesaian tindak pidana sebanyak 7,34 persen,” ujarnya.
Kemudian, Ia juga menjelaskan bahwa jika dipersentasekan penyelesaikan tindak pidana ini berjumlah 84,9 persen menjadi 92,94 persen, untuk penyelesaian tindak pidana.
Selanjutnya, Ia juga menjelaskan untuk kasus-kasus yang menonjol, seperti pembunuhan di tahun 2020 ini mengalami penurunan.
Lihat Video : Jelang Tahun Baru, Gugus Tugas Sisir Cafe di Kota Jambi
“Pembunuhan tahun 2019 sebanyak 3 perkara dan 2020 ini menurun menjadi 2 perkara,” tukasnya.
Kemudian, Ia juga menjelaskan bahwa Karhutla untuk tahun 2020 ini mengalami kenaikan daripada tahun sebelumnya.
“Pada tahun 2019 ada 2 kasus karhutla dan tahun 2020 ada 3 perkara,” tegasnya.
Kemudian, Ia juga menjelaskan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebanyak 21,54 persen
“Lakalantas pada tahun 2019 246 dan 2020 sebanyak 183 kasus,” ungkapnya. (Tr06)
