JAMBI – Sejak Pandemi Covid-19 lalu, saat ini lingkungan kampus Unbari Jambi tampak tak terurus. Pasalnya, saat ini terlihat banyaknya sampah yang berhamburan di sana kemari.
Padahal, selama Virus Corona ini aktivitas perkuliahan di kampus swasta itu, tidak dilakukan secara tatap muka. Melainkan, melalui daring atau online.
Baca juga : Corona di Indonesia, Hari Ini Kantor Gubernur Jambi, Bakeuda dan PUPR Ditutup
Sedangkan disisi lain, Office Boy (OB) kampus selalu datang tiap hari, tapi masih berantakan dengan sampah dimana-mana. Ada apa?
Tak ayal, lingkungan kampus Unbari yang tak terurus ini, dipertanyakan. Terutama para mahasiswa di Universitas Batanghari itu sendiri.
Seperti yang disampaikan Presiden Mahasiswa (Presma), Arby Afrilianif Surahman yang minta agar membenah kembali kebersihan kampus itu.
Bilangnya, jangan sampai fasilitas dan lingkungan kampus, menjadi tidak diperhatikan seperti ini.
“Segi fasilitas di Unbari sendiri masih banyak kekurangan, dan butuh perbaikan hari ini. Untuk itu, pihak Universitas agar melihat langsung kondisi yang terjadi ini. Kalau perlu di cek yang memang butuh diperbaiki,” ujar Arby, Selasa (22/09/2020).
Juga Disampaikan Ketua UKM Seni dan Budaya
Hal senanda juga disampaikan Ketua UKM Seni dan Budaya Aek Ngalir, Reynaldi Putra yang berujar setidaknya lingkungan di dalam kampus Unbari itu, tetap bersih.
Reynaldi menyebut, meskipun kondisi perkuliyahan melalui daring, namun kebersihan kampus harus tetap dijaga.
Selain itu, kampus swasta ini juga minim pasilitas kebersihan, seperti tong sampah dan yang lainnya.
“Tong sampah tidak ada, kalau bisa itu disediakan agar sampah tidak berserakan dimana-mana. Apalagi setiap Unit Kegiatan Mahasiswa, hampir tidak ada tong sampah. Kalau perlu pihak Rektorat menyediakan,” keluhnya.
Sementara itu, Mahasiswa Fakultas Hukum Riduan juga menyesalkan terhadap kondisi Unbari, yang tampak sangat semerawut tersebut.
Ia menambahkan, hal ini perlu ada ketegasan dari pihak Rektorat, untuk lebih mementingkan lingkungan disekitar kampus.
“Setidaknya setiap pukul 08.00 Wib, kampus sudah steril. Serta tidak ada lagi sampah yang berserakan. Agar tidak menganggu pemandangan kita, bahwa Unbari itu kotor. Karena itu bentuk kenyaman mahasiswa juga, yang harus diperhatikan.” Ungkapnya.
Oleh karena itu, dirinya minta pihak rektorat agar menegur atau memanggil petugas kebersihan, untuk lebih rajin lagi membersihkan lingkungan kampus. Walaupun saat ini, tidak ada aktivitas kuliah.
“Segera pihak Wakil Rektor II memanggil pihak kebersihan di Unbari, seperti Office Boy,” bebernya.
Tanggapan Wakil Rektor
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Sumberdaya, Fathiyah menjelaskan petugas ada, tapi bekerjaan itu belum dikerjain dengan baik.
“Mungkin menjadi alasan mereka tidak membersihkan, karena mahasiswa tidak ada ke kampus.” Tuturnya.
Pun demikian, ia akan tetap panggil petugas kebersihan kampus, untuk lebih membersihkan yang semerawut itu.
“Akan kita panggil tugas kebersihan itu, untuk diingatkan kembali agar pekerjaannya,” jelas Fathiyah.
Lihat juga video : Klik Disini
Ia juga mengakui, hal ini merupakan kekhilafan pihak kampus, yang tidak memantau kerja petugas kebersihan.
“Khilaf juga, karena kurangnya pengawasan terhadap Office Boy, yang mengakibatkan kotornya lingkungan Unbari. Tau nya mereka bekerja, ini juga jadi bahan untuk evaluasi kita nantinya.” Tukasnya. (Nrs)
