BERITA JAMBI – Sarolangun longsor, Minggu (12/3/2023) sebaliknya Merangin dalam kondisi aman. Meski demikian, BPBD Merangin tetap lakukan hal ini.
Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Merangin terus memantau kondisi saat intensitas hujan yang meningkat dalam pekan ini.
“Dari arah Kerinci ke Merangin, tadi terpantau aman. Tidak ada masalah,” bilang Kepala BPBD Merangin melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Rudi, Minggu (12/3/2023) malam.
Jalur ini wilayah rawan longsor dan banjir seperti Bireun, Renah Medan dan lainnya.
Sementara dari Sarolangun, sejumlah rumah terdampak longsor akibat hujan yang berlangsung sekitar 4 hari belakangan ini.
Longsor terjadi di Kecamatan Batang Asai, sementara banjir terjadi di Kecamatan Limun.
Terkait hal ini, Rudi bilang sementara ini BPBD siaga. BPBD cepat merespon jika terjadi bencana.
“Sementara ini sebenarnya kami siaga. Kalau Siaga 1 sih belum. Kami Reaksi Cepat saja,” katanya.
1 regu berisikan 7 personil di TRC BPBD Merangin setiap hari berjaga. Ada 3 regu di TRC.
“Kalau banjir, dimana, butuh apa, perahu karet. Kami distribusi kesana,” katanya.
PENANGGULANGAN BENCANA BPBD MERANGIN
Setelah dilakukan penyelamatan, BPBD menindaklanjuti apa kebutuhan terjadinya bencana.
“Misalkan butuh tenda, selimut, berapa kebutuhan, berapa dampak jiwa, fasilitas umum dan lainnya,” katanya.
Bersama Damkar dan Penyelamatan penanggulangan bencana dilakukan BPBD dalam waktu 1-2 hari atau jangka pendek.
“Kami menanggulangi dalam waktu darurat, 1-2 hari atau dalam sementara waktu selama ada cadangan, atau persediaan,” katanya.
“Selanjutnya jika kebutuhan lebih besar dan lama, dilanjutkan ke Dinas Sosial atau OPD Terkait,” tutupnya.
