MUARO JAMBI – Puluhan warga dari 6 desa di Kecamatan Sungai Gelam berkumpul di kediaman Fathuri Rahman di Desa Sungai Gelam. Berbagai aspirasi disampaikan dalam kegiatan reses anggota DPRD Muaro Jambi, salah satunya pada kebutuhan kesehatan.
Soal keberadaan Rumah Sakit 1 dari 3 yang ada di Bumi Sailun Salimbai ini, makin menjadi bahasan setelah kabar pemutusan kontrak BPJS di 4 RS swasta di Kota Jambi.
Hasanuddin, Kepala Desa Sungai Gelam yang hadir dalam pertemuan turut mempertanyakan hal tersebut. Dimana pengaduan masyarakat tentunya yang mendorong Kades tersebut bertanya.
“Kami minta solusi, bagaimana dengan 4 Rumah Sakit yang tak lagi melayani pasien BPJS,” tanya Hasan.

Menjawab hal ini, Fathuri mengarahkan warga untuk memanfaatkan RS Sungai Gelam. Selain lebih terjangkau, RS ini juga sudah melayani pasien BPJS.
“Insyaallah, RS barusan sudah akreditasi. Sudah lulus akreditasi. Kalau peralatan, tak kalah dengan RS di Kota Jambi,” bilang Ketua Komisi A itu.
Meski begitu, Fathuri juga menyampaikan akan pembenahan yang masih dilakukan untuk pelayanan lebih baik. Misalkan pada kebutuhan dokter dan medis lainnya.
“Cuma perlu pembenahan,” katanya.
Fathuri kembali mengajak warga untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan pemerintah kabupaten tersebut. Selain akreditasi tadi, keberadaan RS juga makin terjangkau dengan membaiknya akses jalan. Dengan memanfaatkan RS Sungai Gelam, income yang didapatkan pun akan masuk ke kantong Muaro Jambi.
“Ayo kita manfaatkan RS kita ini, untuk kesehatan kita,” pungkasnya. (Erw)
