Respon Cepat, Bupati Dorong Bangun Sekolah di Muaro Jambi Lewat CSR

Gerak Cepat Demi Pendidikan, Bupati Kumpulkan Perusahaan Bangun Sekolah

BERITA MUARO JAMBI – Usai teken MoU dengan Tanoto Foundation, Bupati Muaro Jambi, Hj Masnah Busro, kumpulkan perwakilan perusahaan guna bangun sekolah lewat CSR di Desa Suko Awin Jaya.

Bertempat di Kantor Bupati Muaro Jambi, Bukit Cinto Kenang, Kamis (11/2/2021) Bupati memimpin pertemuan perusahaan yang ada di Kecamatan Sekernan. Pertemuan ini, bupati menindaklanjuti gagasan bangun sekolah dari Corporate Social Responbility (CSR).

Kepala Dinas Pendidikan, Kadis PUPR, PTSP dan Asisten Administrasi Umum tampak hadir. Bappeda, Camat dan Kades Suko Awin Jaya.

Baca Juga : Begitu Sayangnya, Ini Sambutan Desa Saat Bupati Hadiri Sedekah Payo di Desa Simpang Limo

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, di pimpin langsung bupati. Pentingnya sekolah menengah atas itu, lantaran jauhnya para siswa menempuh jarak dengan sekolah terdekat.

“Pertemuan ini, bagaimana kita mencari solusi untuk anak-anak disana yang membutuhkan sarana pendidikan,” ungkap Bupati.

Masnah sendiri, berkoordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan Provinsi, demi siswa agar tak menempuh jarak hingga 28 Km untuk sekolah.

Perjuangan untuk kebutuhan sekolah itu sebelumnya, sudah di lakukan untuk Desa Kasang Pudak dan Tantan yang menjadi prioritas.

Sementara untuk Desa Suko Awin Jaya yang tak terakomodir Dinas Pendidikan Provinsi, di upayakan lewat gagasan bupati melalui CSR.

Dari 8 perusahaan yang ada, 5 perusahaan membahas lebih lanjut tentang Sarana dan Prasarana (Sapras) pendidikan.

PT Brahma Bina Bakti, mengapresiasi upaya yang di lakukan bupati. Humas PT PBB, Eko Bayu sendiri turut khawatir akan keselamatan siswa-siswi.

“Faktor utama, karena memang jarak tempuh yang 28 km. Tidak semua terpenuhi, ada yang mengendarai motor,” kata Eko.

Perusahaan Ikut Berpartisipasi

Karena itu, perusahaan ini bersedia ikut berpartisipasi membangun.

Menariknya, ini bukan yang pertama di lakukan PT Brahma dalam gotong royong. Pada karhutla lalu, Eko bilang, perusahaan turut membantu.

PT Transportasi Gas Indonesia (PT TGI) juga mengapresiasi gagasan ini. Namun perwakilan menyebutkan, CSR sudah di rencanakan untuk desa di tahun 2021. Dengan pertemuan ini, perusahaan akan menyampaikan ke pusat.

“Dengan adanya pertemuan ini, akan kami rencanakan ulang,” bilangnya.

PT Jambi Lampura Seberang (JLS) juga mendukung ide bupati. Turut hadir, perwakilan PT Jindi South Jambi dan PT Merlung Inti Lestari yang bakal urunan bangun kelas.

Dalam diskusi itu, pertemuan membahas perijinan, tahapan, pengawasan dan koordinator pembangunan 3 lokal prioritas.

RAB Untuk 3 Lokal

Selain RAB untuk 3 lokal, juga di bahas kebutuhan meubler kursi meja sebanyak 40 unit yang berkisar Rp 588 juta di bagi untuk 5 perusahaan. Sementara 3 perusahaan, di arahkan untuk WC, Mushola atau kebutuhan sekolah yang di bangun di atas lahan 1 hektar.

Selain itu, ada gagasan pembentukan tim kecil dan pendampingan secara teknis oleh DPUPR, Disdik, Camat dan Desa Suko Awin Jaya.

Lihat Juga Video : Di Tengah Perjalanan, Bupati Setir Mobil Sendiri

Pertemuan menyimpulkan beberapa hal yakni di antaranya rekomendasi CSR untuk pembangunan sarana pendidikan SMA.

Kemudian mekanisme CSR peruntukannya pada pembangunan sarana pendidikan akan diatur lebih lanjut. Terakhir, soal pelaku usaha untuk sesegera mungkin berkoordinasi kepada pemerintah daerah. (Red)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page