SAROLANGUN – Sudah memasuki Triwulan ke IV, KUA PPAS APBD 2019 belum juga di ketok oleh DPRD Sarolangun. Padahal, pembahasan APBD tahun 2019 sudah selesai semisalnya Kabupaten Merangin dan Muaro Jambi. Tak ayal, kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Untuk diketahui, APBD 2019 yang diajukan oleh pihak Eksekutif kepada Legislatif agar di ketok yakni senilai Rp 1,3 Triliun.
Informasi yang dihimpun, Jumat (9/11) berkisar pukul 15.30 WIB Banggar DPRD Sarolangun dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kembali menggelar rapat KUA PPAS APBD 2019. Namun rapat tersebut diselenggarakan dengan tertutup.
Rapat ketiga di agenda yang sama ini baru dimulai pada pukul 15.45 Wib yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD Muhammad Syaihu.
Dalam rapat tertutup itu tampak hadir anggota Banggar yakni M Safii, Hermi, Muslim, Slamet Kestalo, Supratman, Fadlan Arapiqi, M Lutfi, Tantowi, Mulyadi, AH Marzuki, Badri, Hafis Hasbiallah, dan Amir Mahmud.
Sedangkan dari Tim TAPD hadir peltu kepala Bappeda Dedi Hendri, Kepala BPKAD Emalia Sari, Sekban Bappeda H Muhammad.
Salah satu anggota Banggar, Supratman, hendak dikonfirmasi wartawan terkait dinamika pembahasan anggaran memilih irit bicara.
“Masuk dulu ya,” kata Supratman sambil berjalan menuju ruang rapat.
Pantauan di gedung DPRD hingga pukul 17.00 WB rapat masih berlangsung. Terlihat salah satu tim TAPD memilih izin keluar untuk shalat Ashar di salah satu ruang fraksi.(Ajk)
