JAMBI – Sejak dipimpin oleh Fachrori Umar, Provinsi Jambi menjadi provinsi yang lebih inovatif. Berapa tidak, meskipun ia berlatar belakang pendidikan pondok pesantren, namun dirinya terus mendorong organisasi perangkat daerah agar berinovasi dalam berbagai kegiatan, sehingga menjadikan Provinsi Jambi berdaya saing.
Seperti yang disampaikan Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah BPP Kemendagri, Syafrizal bahwa indeks inovasi daerah selain mendorong daya saing, juga dapat menjadi upaya untuk mewujudkan kemandirian daerah.
Dilihat daru data hasil skor dan status inovasi daerah, berdasarkan pengukuran indeks inovasi tahun 2018 terdapat 10 provinsi yang masuk kategori sangat inovatif.
Dari 10 provinsi tersebut, Provinsi Jambi menduduki urutan ke-7 dengan skor 8850, dengan kategori sangat inovatif.
Dikatakan Syafrizal, bahwa program-program yang inovatif inilah yang memudahkan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Balitbangda Provinsi Jambi Azrin mengatakan, bahwa masuknya Jambi menjadi 10 provinsi yang sangat inovatif, itu berkat kerja keras dari semua organisasi perangkat daerah, yang merupakan binaan dan arahan langsung dari Gubernur Jambi yakni Fachrori Umar.
Sebagai orang nomor satu di provinsi Jambi ini, menurut Azrin, Fachrori terus mendorong agar organisasi perangkat daerah, terus melakukan inovasi dalam melayani masyarakat. Seperti aplikasi SIAPPO atau sistem aplikasi pelayanan perizinan online, dibawah dinas penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu satu pintu Provinsi Jambi. Dimana aplikasi ini sangat membantu untuk mempercepat perizinan.
Selain itu, pemantauan harga pangan pokok dan strategis atau PHP KOSTRAD Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, untuk memantau harga pangan di pasaran.
Selanjutnya, di badan perencanaan dan pembangunan daerah, Provinsi Jambi terdapat aplikasi Sakti atau sistem Akuntansi Koperasi dengan teknologi informasi, SMS gateway, video Wall dan kios data.
Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi provinsi Jambi juga memiliki aplikasi Wajib Lapor Ketenagakerjaan online dan Forum Komunikasi jejaring penempatan pekerjaan migran Indonesia perawat ke Jepang. Rumah Sakit Jiwa Jambi juga memiliki aplikasi jerawat papa atau penjemputan perawatan pengantar pemantauan Jambi bebas pasung. Serta deteksi dini gangguan jiwa melalui Desa Siaga Sehat Jiwa.
Badan pengembangan dan penelitian daerah Provinsi Jambi, atau balitbangda juga meluncurkan inovasi pengolahan zat pewarna alam Batik Jambi m, serta kopi Jambi. Sementara dinas pendidikan provinsi Jambi berinovasi terhadap aplikasi beasiswa dan PPDB secara online.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi, berinovasi dalam membentuk perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat. Begitu juga Rumah Sakit Umum Daerah raden Mattaher Jambi, juga memiliki inovasi dalam melayani masyarakat.
Gubernur Jambi Fachrori mengatakan, Inovasi dan kreativitas yang dilakukan oleh organisasi perangkat daerah, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya inovasi tersebut, yang selama ini masyarakat terkendala dalam pelayanan dapat lebih maksimal.
” Semua Kita Lakukan Untuk Masyarakat ” ungkap Fachrori, Jum’at (16/8/19).
Ia juga Mengatakan untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat, semua organisasi perangkat daerah yang berhubungan langsung dengan masyarakat atau pelayanan publik, harus membuat Inovasi dan kreasi agar pelayanan Semakin Maksimal. (*)
