JAMBI – Terkait meningkatkannya perkembangan Virus Corona di Provinsi Jambi saat ini, Posko Perbatasan diaktifkan kembali.
Hal ini disampaikan juru bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah pada awak media belum lama ini.
Baca juga : Hingga Agustus 2020, Serapan Anggaran Pemprov Jambi Masih Rendah
Baca juga : Brakk, Adu Kambing Mobil Vs Motor di Lintas Tungkal-Jambi
Sebagaimana diketahui, jumlah pasien positif di Provinsi Jambi saat ini, sudah mencapai 302 orang.
Hal ini dilihat, pertanggal 28 Agustus 2020 kemarin.
Selain itu, hampir tiap hari pasien terkonfirmasi positif virus Corona ini, terus bertambah. Minimal dalam sehari 2-3 orang.
Sedangkan untuk pasien positif meninggal dunia, ada sebanyak 5 orang. Diantaranya 1 dari Kabupaten Kerinci, 1 Batanghari, 1 Kota Jambi, 1 Muaro Jambi, dan 1 lagi Tebo.
Tak ayal, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, mengambil kebijakan untuk Posko Perbatasan diaktifkan kembali.
Kebijakan tersebut dilakukan, guna untuk pencegahan penyebaran dari virus, yang selama ini cukup buat resah masyarakat.
Dikatakan Johansyah, bahwa Posko Perbatasan ini, sudah dimulai sejak tangga 26 Agustus lalu.
“Untuk antisipasi pencegahan Covid-19, Posko perbatasan sudah aktifkan. mulai dari 26 agustus 2020,” ujarnya.
Adapun titik posko tersebut, yakni sebagai berikut ;
1. Jambi-Sumsel, di Sebapo.J
2. Jambi- Riau, di Suban.J
3. Jambi-Linggau, di Singkut.B
4. Bungo-Sumbar, di Jujuhan.S
5. Sungai Penuh-Sumbar, di Tapan.
6. Kerinci-Sumbar, di Letter W.Pk
7. Pelabuhan-Kapal Tungkal Ilir, di LLASDP.
Untuk jumlah Personel masing-masing posko, yakni sebanyak 30-40 orang. Dimana mereka terdiri dari Polri, TNI, Dishub, Dinkes dan Satpol PP. (Nrs)
Lihat juga video : Klik Disini
