Perkenalkan, Ini Sosok Reog Ponorogo Dari Mingkung

MUARO JAMBI – Reog merupakan salah satu kesenian terkenal asli Indonesia yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Sampai saat ini, kesenian Reog Ponorogo masih aktif dan dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia, bahkan wisatawan mancanegara.

Seni pertunjukkan reog biasanya diiringi oleh beberapa instrumen gamelan seperti ketuk, kempul, ketipung, genggam, kenong, dan instrumen lainnya. Jumlah anggota dalam sebuah grup reog sekitar 20 sampai 30 orang. Pemeran utama dalam pertunjukkan ini adalah warok dan pembarongnya.

Di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, ternyata ada seorang pria yang ikut melestarikan kesenian Reog Ponorogo itu, walau jauh dari tempat asalnya. Dialah Turot, warga Desa Mingkung Jaya.

Dijumpai dinamikajambi.com saat pementasannya, Sabtu (16/12), Turot menuturkan bahwa ingat dengan asal kelahiran leluhur adalah inspirasinya untuk turut melestarikan budaya Jawa itu di tempat tinggalnya kini.

“Inspirasi saya hanya untuk melestarikan budaya Kesenian Reog Ponorogo agar selalu ingat dengan asal kita. Bangga bisa ikut melestarikan Kesenian Reog ponorogo,” tutur Turot,

Disisi lain, sang pendiri Reog Ponorogo di Kecamatan Sungai Gelam itu, mengajak masyarakat untuk ikut bahu membahu melestarikan kesenian dan kekhasan budaya tradisional Indonesia, agar tak lagi ‘dicaplok’ negara lain.

“Tolong jangan lupakan kesenian di negara Indonesia apapun kesenian itu. Takutnya diakui oleh negara tetangga. Seperti beberapa tahun lalu, Reog Ponorogo sempat diakui negara tetangga,” katanya menekankan.

Dari pengamatan, antusiasme warga Petaling untuk menyaksikan pementasan yang dibumbui bebunyian khas itu terbilang sangat baik. (Tr01/Raw)