JAMBI – Tak kunjung menemui titik terang, persoalan keberadaan penduduk di Desa Sungai Tebal cukup membuat gusar Peri Andeswan. Ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Merangin (HMPM) ini menilai, bila dibiarkan terus berlarut, konflik besar tidak dapat dihindarkan dari kawasan ini. Ia tergerak untuk menjalin pergerakan bersama pihak terkait menyelesaikan masalah ini.
“Ini seperti bola salju, terus mengelinding dan membesar. Siap menghantam siapa dan apa saja,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan mahasiswa yang terdata di IAIN STS Jambi itu, pemerintah dan pihak terkait tidak boleh memandang persoalan yang ada sebagai hal biasa. Ia merujuk pada aksi pemblokiran jalan baru-baru ini. Ia melihat, hal ini sudah melebar dan bisa memicu gesekan baru.
“Inilah kenapa saya bilang harus dan harus diselesaikan. Saya akan kesana, menemui pemangku adat, tokoh agama, pemuda dan pihak berkepentingan khususnya pada masyarakat luhak 16. Secara bertahap, nantinya mengarah pada forum. Mencari jalan dan solusi bersama,” bebernya
