Peredaran Narkoba Dikalangan Pelajar ‘Mengkhawatirkan’, BNN Lakukan Ini..

BATANGHARI – Sebanyak 405 peserta dari guru bimbingan konseling (BK), serta kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat, kamis (30/11), mengikuti sosialisasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batanghari.

Kegiatan ini juga tak luput dari radar BNN Provinsi. Terlihat, Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Drs M Toha Suharto, hadir ditempat tersebut dan ikut memberikan materi.

Dalam kesempatan itu, seorang pelajar yang telah direhab oleh BNN Kabupaten Batanghari, dihadirkan sebagai pemberi materi sharing, Anton (nama samaran). Ia memaparkan awalnya mengenal narkoba diawali sejak bangku Sekolah Dasar (SD).

“Saya mengenal rokok dari SD, masuk SMP saya sudah mengenal miras dan ganja, dan SMA saya sudah mengenal sabu,” ungkap Anton.

Dalam uraiannya, Anton mengungkapkan bahwa alasan mengunakan narkoba awalnya karena agar terlihat keren dan gagah dilihat oleh teman sebayanya,” Saya menggunakan narkoba biar kelihatan gagah oleh temen saya,” ucapnya.

Anton menyebutkan, teringat cita-cita adalah alasannya untuk berhenti menggunakan narkoba. Hal tersebut juga tak luput dari bantuan guru BK di sekolahnya, pengarahan serta pemberian masukkan yang membangun membuat ia memantapkan diri untuk menjauh dari godaan narkoba.

“Alasan saya berhenti memakai narkoba karena saya teringat cita-cita sejak kecil,” tutupnya. (Ras)