Penutup Tahun 2022, Harga Sawit di Jambi Mulai Membaik

BERITA JAMBI – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kepala sawit di Jambi tampaknya mulai membaik di momen pergantian tahun kali ini. Betapa tidak, pekan ini Kamis (29/12/22) harga sawit mulai mengalami kenaikan.

Hal tersebut di lihat dari data hasil rapat Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi, bersama pihak terkait lainnya pada Kamis (29/12/2022).

Baca juga : Tontawi Jauhari Serahkan Dana Bantuan Keuangan Provinsi Jambi

Berdasarkan data yang di peroleh dari hasil penetapan harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Jambi periode 30 Desember 2022 sampai 05 Januari 2023 adalah harga rata-rata  CPO Rp11.252,49, harga rata-rata inti sawit Rp5.615,79 dan indeks K  92,43 persen.

Sementara itu, untuk harga TBS umur 10-20 tahun sebesar Rp2.548,30 per kilogram. Terjadi kenaikan harga sebesar Rp5,44 per kilogram dari periode yang lalu.

Selain itu, untuk harga harga rata-rata TBS menurut umur tanaman juga mengalami kenaikan sebesar Rp4,91 per kilogram.

Dari data tersebut, terdapat harga TBS umur 10-20 tahun sebesar Rp2.542,84 per kilogram. Terjadi kenaikan harga sebesar Rp0,64 per kilogram dari periode yang lalu.

Sementara untuk harga rata-rata TBS menurut umur tanaman juga mengalami kenaikan sebesar Rp0,53 per kilogram.

Baca juga : Nikmati Liburan Usai Natal, Taman Remaja Kota Jambi Jadi Pilihan

Berikut rincian harga TBS kelapa sawit di Provinsi Jambi menurut umur tanaman periode 30 Desember 2022  sampai 05 Januari 2023.

  1. Umur 3 tahun Rp2.009,18 per kilogram
  2. Umur 4 tahun  Rp2.126,10 per kilogram
  3. Umur 5 tahun Rp2.225,42 per kilogram
  4. Umur 6 tahun Rp2.319,54 per kilogram
  5. Umur 7 tahun Rp2.378,29 per kilogram
  6. Umur 8 tahun Rp2.427,16 per kilogram
  7. Umur 9 tahun Rp2.476,04 per kilogram
  8. Umur 10-20 tahun Rp2.548,30 per kilogram
  9. Umur 21-24 tahun Rp2.468,74 per kilogram
  10. Umur 25 tahun Rp2.350,17 per kilogram

Untuk diketahui, harga yang ditetapkan oleh pemerintah Provinsi Jambi ini berlaku untuk petani yang sudah membentuk kelompok tani atau kelembagaan, namun bagi petani swadaya yang belum bermitra tetap tergantung bagaimana dan kemana mereka menjualnya. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page