Pemprov Jambi Targetkan 30.000 Penerima Bantuan PEN

BERITA JAMBI – Guna mengatasi dampak perekonomian masa Pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi targetkan 30.000 penerima bantuan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional).

Sebagaimana di ketahui, beberapa bulan lalu Pemerintah Pusat, canangkan program Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN. Guna merealisasikan hal tersebut, tiap-tiap Provinsi di haruskan melakukan refocusing anggaran.

Baca juga : Warga Binaan dan Pegawai LPP Jambi Dirazia Hingga Tes Urine, Ada Apa?

Tak terkecuali bagi Provinsi Jambi, turut melakukan refocusing anggaran kurang lebih sebesar 542 Milliar. Yang mana, sebagian dari dana tersebut akan dipergunakan untuk pemulihan ekonomi.

Saat di konfirmasi langsung, Gubernur Jambi menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan inventarisasi di tiap-tiap OPD.

Yang mana, melalui data yang di peroleh bantuan PEN dapat menyasar masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Contohnya, nanti di sediakan sebuah gerobak. Nah, itu di berikan kepada masyarakat yang misalnya, berhenti dari pekerjaannya karena dampak Covid-19. Nah, nanti monggo silahkan dia mau jualan apa, misalkan bakso, tekwan atau apa. Artinya, bagaimana supaya tidak terjadi pengangguran,” ungkap Al Haris, Rabu (22/09/2021).

Bilangnya, program PEN tersebut juga mempertimbangkan efisiensi waktu. Sehingga masyarakat penerima PEN, dapat menerima manfaatnya dalam kurun waktu yang singkat.

“Misalnya, kita kasih bibit kacang yang. Kan, itu masa panennya cepat, 2 bulan bisa panen. Artinya, ini kita beri dengan waktu yang cepat. Kalau misalnya sawit, kan tidak mungkin dong, masa panennya lama,” tambahnya.

Targetkan 30.000 Penerima

Lebih lanjut, hal ini senada dengan penuturan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Ia menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah melakukan pendataan oleh OPD terkait. Dari data tersebut, di peroleh 30.000 penerima PEN dan itu akan di targetkan Pemprov Jambi nanti.

“Pemulihan Ekonomi Nasional, kita punya data 26.000 penerima. Tetapi, kita tambahkan menjadi 30.000. Nah, ini mengantisipasi kalau ada penambahan angka kemiskinan.” tutupnya  (Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033