Pelayanan Buruk, Dewan Sorot Kinerja PLN Tanjabbar

TANJABBAR – Pelayanan PLN di Tanjabbar yang di nilai buruk, kini mulai disoroti dewan perwakilan rakyat setempat.

Hal ini lantaran, sering kalinya mati lampu bahkan bisa dikatakan setiap hari, tanpa ada pemberitahuan secara langsung kepada masyarakat (pelanggan- red).

Baca juga : Warga Miskin di Jambi Akan Dapat Bantuan Rp. 600 Perbulan, Ini Syaratnya

Seringnya mati lampu ini, tidak sedikit membuat masyarakat mempertanyakan kinerja PLN. Terlebih lagi dengan kondisi saat ini, dalam Covid-19 dan menjelang Ramadan.

Tak ayal masyarakat pun meminta, agar pelayan buruk PLN Tanjabbar ini tidak terjadi lagi kedepannya.

Tak cuma masyarakat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjabbar pun, juga ikut menyoroti kinerja PLN Rayon Kuala Tungkal inj.

Seperti yang disampaikan, Syufrayogi Syaiful anggota komisi II DPRD Tanjabbar, Sabtu (18/04/2020).

Dirinya mengatakan, bahwa pelayanan PLN dengan seringnya mati lampu, di wilayah Tanjabbar menandakan kinerjanya tidakk bagus.

“Buruk sekali pelayanannya bagi masyarakat. Apalagi, dalam beberapa minggu ini mati lampunya luar biasa, dan banyak kerugian di masyarakat. Kepada manajemen PLN juga kita minta untuk di perbaiki,” tegasnya.

Bahkan ia mengaku dapat informasi bahwa pimpinan PLN, diduga sering pulang ke Jambi.

“Jadi kita minta untuk stay di sini, biar bisa melihat kondisi pelayanan PLN ini. Karena jika listrik mati semua kena dampak,” timpalnya.

Lihat juga video : Update Data Terbaru COVID-19 Provinsi Jambi

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta agar pelayanan PLN ini dioptimalkan. Ini perlu adanya perbaikan kinerja dalam manajemen di PLN, sehingga perlu diubah.

“Kita minta ini ditingkatkan lagi, listrik yang sering mati ini saya nilai sudah parah ini. Saya minta perbaiki manajemen dengan optimalkan. Apalagi nanti ramadan. Kita minta ramadan tidak lagi mati lampu, karena nantinya masyarakat akan fokus ibadah di rumah,” ungkapnya. (hry)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033