Patah Hati, Pelajar MAN di Sungai Penuh Akhiri Hidup Dengan Seutas Tali

KERINCI – Seorang pelajar di MAN 1 Sungai Penuh membuat heboh, di duga karena patah hati Ia nekat akhiri hidup nya dengan seutas tali, alias gantung diri.

Pelajar MAN di Sungai Penuh yang masih 16 tahun itu, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena patah hati.

Baca juga : HUT Jambi ke-65, Dewan: Mesti Cekatan Lobi Dana CSR dan Bantuan Pusat

Baca juga : Gubernur Cup Jambi 2022 Segera Berlangsung, Ini Sasaran Batanghari

Pelajar kelas 1 bernama Ezi Gustian Putra (EGP) ini, di temukan tergantung di gudang belakang rumahnya. Tepatnya di Desa Baru Sungai Abu, Air Hangat Timur, Kerinci, tadi malam.

EGP pertama kali di temukan tetangganya, dalam keadaan leher terlilit tali. Warga berusaha menyelamatkannya dari tali gantungan, namun sia-sia.

“Kejadiannya tadi malam. Kapolres bersama Kabag OPS dan Kasat Reskrim juga turun ke lokasi,” kata Kapolsek Air Hangat Timur AKP Taupani, Selasa (4/1/2022).

Taupani menjelaskan, sehari sebelum kejadian, korban baru putus cinta dengan kekasihnya. Ia lalu nekat minum cairan pembunuh nyamuk.

Lihat juga video : Demo Mahasiswa Berujung Ricuh

Berita lain : Gubernur Cup Jambi 2022 Segera Berlangsung, Ini Sasaran Batanghari

“Sehari sebelumnya Ia mau bunuh diri, dengan minum racun nyamuk. Tapi dapat di cegah oleh keluarganya,” ungkap Taupani.

Saat ini, jenazah korban di makamkan  Selasa pagi tadi. Pihak keluarga sudah membuat pernyataan menerima kejadian ini dengan ikhlas. (Jul)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033