Pasien Reaktif Sungai Gelam Meninggal Dunia, Ini Keterangan Dinkes

MUARO JAMBI – Pasien Reaktif di Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi meninggal dunia. Berikut penjelasan Kadinkes, Yes Isman terkait pasien.

Sebelumnya diketahui, Pasien Reaktif Covid-19 di Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi ini, meninggal dunia pada Senin (31/8/20) malam.

Baca juga : Kecelakaan Mobil Truk dan Pajero di Muaro Jambi, Jalan Macet Panjang

Pasien tersebut berjenis kelamin perempuan, dengan inisial AR berusia 61 tahun asal Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi.

Seperti yang disampaikan Kepada Dinas Kesehatan (Kadinkes) Yes Isman, bahwa pasien tersebut awalnya datang ke Sungai Gelam ke rumah anaknya, dari Palembang sekitar sebulan yang lalu.

Saat di rumah anaknya tersebut, bilang Yes beliau sakit hingga berobat ke salah satu rumah sakit Swasta di Kota Jambi, yakni RS Arafah.

Sesuai SOP rumah sakit tersebut, setiap pasien yang berobat wajib di-rapid test terlebih dahulu.

“Hasil Rapid tesnya menunjukkan hasil reaktif. Informasinya, AR memiliki riwayat penyakit penyerta.” kata Kadiskes, Rabu (02/09/2020).

Dirinya juga mengakui, bahwa pasien tersebut meninggal dunia di rumah sakit Siloam, hingga akhirnya dirujuk di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Setelah di RSUD Raden Mattaher Jambi, dan segala sesuatunya sudah selesai. Maka dari Gugus Tugas Muaro Jambi, langsung membawa mobil ambulance.

“Gugus tugas langsung kirimkan ambulance, dan petugas lengkap dengan pakaian protokol kesehatan. Serta peti untuk jenazahnya juga,” terangnya.

Kemudian, usai semuanya jenazah langsung dimakamkan oleh petugas kesehatan, pada malam itu juga sekitar pukul 19.00 wib.

“Itu sudah dimakamkan,” ungkapnya.

Sementara itu, ia menjelaskan bahwa pasien meninggal dunia di Sungai Gelam ini statusnya reaktif.

Lihat juga video : Klik Disini

Untuk positif Covid-19 atau tidak, saat ini belum diketahui karena hasil uji Swabnya belum keluar.

“Jadi saat ini sudah 5 pasien kita yang meninggal dunia, 1 positif yang di Mendalo kemarin. Dan yang ini reaktif, sedangkan 3 lainnya, belum sempat dilakukan uji Swab.” Tukasnya. (Red)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033