JAMBI – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Provinsi Jambi yang akan berlangsung dalam waktu dekat, berbagai nama sudah bermunculan, diantaranya nama Cornelis Buston digadang-gadangkan akan maju sebagai calon kuat untuk merebut Partai berlambang Mercy ini. Namun mengejutkan, keinginan tersebut mendadak batal.
Belakangan tersiar kabar, Sang Petahana Hasan Basri Agus (HBA) bakal ikut kembali dalam bursa pencalonan memperebutkan Partai besutan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. Hal ini disampaikan HBA dalam beberapa waktu yang lalu kepada awak media, usai mendatangi Kantor DPD Demokrat Provinsi Jambi beberapa waktu yang lalu.
Wakil Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi, Cornelis Buston mengatakan, hal biasa jika kader ingin meramaikan perebutan sebagai calon Ketua di Partai Demokrat. “Setiap kader Partai Demokrat mempunyai hak yang sama untuk mencalonkan diri,” ujarnya saat di hubungi via ponsel Minggu (14/2) kemarin.
Lanjut Cornelis, dalam mekanisme partai, kesempatan akan di berikan bagi kader yang loyal untuk kemajuan partai. “Partai butuh kader yang loyal, yang mau memajukan partai, tanpa ada kepentingan pribadi, terangnya.
Dalam partai, ia menjelaskan, kader tidak bisa memajukan seorang diri, karena memerlukan kerjasama anggota partai juga harus dibutuhkan.
“Kinerja kader sangat di butuhkan, apalagi ingin membangun Partai besar seperti Partai Demokrat, harus ekstra,” terangnya lagi.
Lalu bagaimana dengan sikap HBA yang ingin kembali maju ? Apakah pihaknya akan menjadi pesaing Sang Mantan Gubernur Jambi ini.
“Tidak lah, walau bagaimana pun Pak HBA orangtua, senior yang memang layak menjadi ketua,” ungkapnya.
Sambung Cornelis, pihaknya akan mendukung siapapun yang akan menjadi ketua, apalagi senior seperti HBA yang banyak pengalaman dalam partai. Ia juga mengharapkan kepada kader yang ingin maju untuk solid dalam memajukan Partai Demokrat, baik di DPD maupun di daerah.
“Kita mengharapkan kader solid. Siapapun ketuanya, tetapkan Demokrat yang akan dimajukan. Tidak ada gontok- gontokan sesama kader, ujarnya mengakhiri.
